
Mikha Tambayong.
JawaPos.com - Mikha Tambayong didapuk sebagai pemeran utama di film Sewu Dino. Disutradarai Kimo Stamboel, Mikha mengungkapkan bahwa itu adalah proyek terekstrem yang pernah diterimanya. Mulai dari faktor lokasi syuting, pendalaman karakter, hingga adegan.
’’Sewu Dino ini levelnya 10 kali lebih berat dari apa yang pernah aku lakukan. Semuanya sepaket, susah. Lumayan ekstrem banget,’’ kata Mikha saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (12/4) malam.
Dia mengaku, tidak mudah memerankan tokoh Sri. Banyak pengorbanan yang harus dilakukan agar bisa menjiwai karakter itu secara totalitas. Misalnya, mempelajari bahasa Jawa. Pasalnya, bahasa yang digunakan dalam film garapan rumah produksi MD Entertainment tersebut adalah bahasa Jawa.
Tidak punya kemampuan dasar dalam hal itu, Mikha harus belajar berbicara dengan bahasa Jawa lengkap dengan medoknya. ’’Aku benar-benar belajar dari nol. Satu per satu. Belum lagi penyesuaian di set dan Mas Kimo. Itu jadi salah satu tantangan terberat buat aku,’’ ujarnya.
Istri Deva Mahenra itu juga mendapat banyak adegan intens yang menggerus emosi dan fisiknya. Mulai adegan berlari hingga baku hantam. Apalagi, adegan-adegan tersebut banyak dilakukan di hutan dengan kondisi tanpa mengenakan alas kaki.
Alhasil, aktris 28 tahun itu mengalami alergi di tengah proses syuting. ’’Kaki aku merah dan bengkak gede banget. Seharian aku syuting dengan kaki gatal-gatal. Panas banget rasanya,’’ ungkap Mikha.
Namun, dia mengaku tidak tahu pasti penyebab alerginya itu. ’’Mungkin karena tanahnya atau ada tanaman yang aku kurang cocok,’’ imbuhnya.
Meski begitu, pengorbanan Mikha berbuah manis. Dia berhasil memerankan Sri dengan baik. Film Sewu Dino yang tayang mulai 19 April mendatang itu diadaptasi dari utas Twitter Simple Man yang sempat viral beberapa tahun lalu. (shf/c18/ayi)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
