Deddy Corbuzier mengunggah sebuah video yang memperlihatkan mantan pesulap seperti sedang membaca berita terkait namanya disebutkan PSI untuk maju di Pilgub DKI Jakarta.
JawaPos.com - Deddy Corbuzier dan I Gede Ari Astina atau Jerinx selalu bertengkar pendapat dalam banyak hal. Keduanya selalu tidak sejalan karena selalu berada di kutub berseberangan dalam hal ide dan pemikiran.
Kendati demikian, ada momen dimana Deddy Corbuzier membela Jerinx. Yaitu pada saat suami Nora Alexandra itu dijerat masalah hukum atas pernyataanya IDI kacung WHO hingga kemudian divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 1 tahun 2 bulan penjara.
"Gua sama Jerinx selalu ribut pendapat, ribut perspektif. Sekalinya gua belain dia saat dia dipenjarakan. Gua tidak setuju dia dipenjara," kata Deddy Corbuzier dalam podcast pribadinya di kanal YouTUbe.
Baca Juga: MV3 Garuda Limousine Mirip Mobil Korea, Buktinya Bisa Dilihat dari Ukuran dan Interiornya
"Karena menurut gua, instansi tidak boleh memenjarakan orang karena ide. Harusnya kalau mau melaporkan, gua saja yang laporin," imbuh Deddy Corbuzier sambil bercanda.
Dalam kesempatan itu, pria berkepala plontos bertanya ke Jerinx apakah dia tidak percaya dengan Covid-19. Karena Jerinx melontarkan pernyataan menohok ke IDI terkait dengan masalah Covid-19.
"Saya selalu percaya Covid itu ada. Yang sedikit pertanyaan saya, apa benar Covid seberbahaya itu ? Ketika ilmuan di negara maju masih belum kompak tentang berbahayanya barang tersebut, kenapa kita harus ngomong seberbahaya itu,"katanya.
Jerinx melontarkan kritikan keras pada saat itu setelah melihat Bali jadi kota mati. Sementara penghasilan masyarakat Bali dari sektor pariwisata.
"Gua nggak mau dibilang mau kelihatan heroik ya. Tapi kenyataannya iya (bela Bali). Bali sangat mati pada saat itu," tuturnya.
Saking hancurnya perekonomian masyarakat Bali kala itu, Jerinx bercerita, banyak dari mereka rela mengantre makanan murah hingga berjam-jam.
"Ngapain ngantre berjam-jam hanya untuk nasi satu bungkus (kalau bukan terdesak keadaan)," ujarnya.
Dia juga mengatakan, kritikannya ke IDI sebagai kacung WHO karena dia berada di puncak kegeraman adanya SOP yang malah cenderung mengabaikan keselamatan ibu yang sedang melahirkan dan juga buah hatinya.
"Saya mengkritisi organisasi tersebut karena mereka memberikan perintah, SOP. Ketika ada ibu hamil, pun bayinya mau lahir, harus dites dulu. Sementara nunggu hasil tesnya berjam jam. Bayangin ada berapa banyak ibu meninggal, ada yang anaknya meninggal, ada ibu dan anaknya meninggal," tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
