
Nindy Ayunda mengatakan kasus dugaan intimidasi yang dialaminya adalah ranah pribadi tak ada hubungannya dengan Dito Mahendra.
JawaPos.com - Nindy Ayunda menjawab tudingan laporan kasus dugaan intimidasi yang dilakukan puluhan oknum TNI ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), sebagai pengalihan isu kasus kekasihnya Dito Mahendra. Nindy Ayunda mengatakan kasus dugaan intimidasi yang dialaminya adalah ranah pribadi tak ada hubungannya dengan Dito Mahendra.
“Enggak ada, ini urusan pribadi, enggak ada keterkaitannya. Saya tidak tahu kenapa disatroni (intimidasi). Saya sudah melaporkan ke LPSK,” ujar Nindy Kamis (6/4) kepada wartawan seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).
Nindy menegaskan sudah tak mau ambil pusing dengan segala cap buruk yang diterimanya, sejak dirinya dekat dengan Dito Mahendra.
“Makanya saya sudah capek juga pemberitaan kanan kiri. Saat ini saya sendiri enggak apa-apa diberitakan macam-macam, karena yang tahu kita. Kenapa saya selama ini diam karena saya merasa tidak perlu juga menjelaskan tentang hidup saya, apalagi urusan pribadi saya,” jelas Nindy.
Saat ini, dia hanya ingin kasus dugaan intimidasi yang menimpanya bisa selesai. “Kalau sekarang saya fokus urusan keamanan hidup saya, dan kelanjutan hidup saya sama anak-anak. Karena saya jadi kayak diteror oknum TNI. TNI tugasnya menjaga NKRI, memangnya seorang saya ini merubuhkan pertahanan negara?” beber Nindy.
Nindy juga menolak disebut mengkambinghitamkan orang lain dalam kasusnya. Ini terkait tudingan Nikita Mirzani yang merespons isi Instagram Nindy, ketika dia mencari tahu nomor telepon seseorang, yang diduga salah satu oknum yang mengintimidasinya.
“Ngapain saya kambing hitam, kok dibilang kambing hitam kan saya yang mengalami,” lanjutnya.
“Saya sempat menulis (Instagram Story) mencari nomor telepon, karena saya mengantongi nama-nama orang tersebut (yang diduga mengintimidasinya), saya punya foto-fotonya, saya punya semuanya,” sebutnya.
Dia mengatakan intimidasi yang dialaminya layaknya seperti yang digambarkan dalam film G30S PKI. “Saya punya bukti mereka melakukan perusakan, intimidasi dengan menggunakan seragam, berbondong-bondong 30 orang lebih loh. Saya sudah bisa seperti kayak di film G30 S,” pungkas Nindy Ayunda.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
