
Sheza Idris./ Abdul Rahman
JawaPos.com - Memiliki dua orang anak, Sheza Idris terus memperdalam ilmu tentang parenting. Dia pun menyebutkan kesalahan yang terkadang dilakukan oleh orang tua tanpa mereka sadar kalau itu merupakan suatu kesalahan.
Misalnya saja ketika dua anak tiba-tiba menangis secara berbarengan. Menurut Sheza Idris berdasarkan ilmu parenting yang dipelajarinya, harusnya yang diangkat terlebih dahulu adalah anak pertama. Namun terkadang secara naluri kaum ibu malah memilih mengangkat anak kedua atau anak yang masih bayi.
"Kalau kakaknya nangis dan adiknya juga nangis, harus diprioritaskan kakaknya dulu. Kalau bayi kan masih belum ngerti. Salah kalau adiknya yang didahulukan," ujar Sheza Idris di bilangan Mampang Jakarta Selatan, Senin (30/1).
Memiliki 2 orang anak dengan selisih usia sekitar 4 tahun dirasakan Sheza Idris sangat menyenangkan. Menyenangkan karena anak pertama sudah diberikan afirmasi sejak adiknya belum lahir. Sehingga pada saat sudah lahir, anak pertama justru dengan senang hati memiliki keinginan untuk membantu merawat sang adik.
"Misalnya mau ganti popok. Kakaknya yang ambilin, nggak usah aku saja Mi yang ambil," cerita Sheza Idris menirukan perkataaan anak pertamanya.
Kendati anak pertama sudah mulai ikut membantu keperluan sang adik, ada kalanya dia iseng. Misalnya saja si anak pertama tiba-tiba memasukkan tangannya ke dalam mulut sang adik.
"Kita kasih pengertian itu tidak boleh. Karena kan tidak tahu tangannya kotor atau bersih," katanya.
Memiliki 2 anak beda usia lumayan jauh sejujurnya sangat menyenangkan bagi Sheza Idris. Dia merasa rumahnya kini jadi semakin rame penuh warna. Meskipun diakuinya energi Sheza Idris cukup banyak terkuras.
"Kalau aku mandiin adiknya, kakaknya juga ikut. Pokoknya dibasahi saja entah itu badannya atau kepalanya. Aku bilang kalau sudah bisa duduk adiknya, nanti bisa mandi berdua sama kamu," tuturnya.
"Rumah semakin rame dengan adanya tangisan bayi, karena sudah cukup lama juga nggak ada bayi. Sangat menikmati dan happy banget," imbuh perempuan berhijab itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
