Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Oktober 2023 | 22.30 WIB

Di Tengah Pemogokan Produksi Film, Saham Netflix Malah Melonjak Naik

Kantor Netflix di Los Angeles, California, Amerika Serikat. (Sumber: REUTERS/Mike Blake) - Image

Kantor Netflix di Los Angeles, California, Amerika Serikat. (Sumber: REUTERS/Mike Blake)

JawaPos.com - Netflix telah menaikkan harga langganan layanannya untuk beberapa paket streaming di Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis pada Rabu (18/10).

Hampir sembilan juta pelanggan dari seluruh dunia bergabung dengan perusahaan streaming ini pada kuartal ketiga, melampaui perkiraan analis Wall Street sebesar enam juta, menurut LSEG. Netflix memperkirakan akan ada tambahan jumlah serupa pada kuartal keempat ini.

Hal ini menunjukkan Netflix tetap berkembang di tengah ketegangan para buruh di Hollywood yang menghentikan sebagian besar produksi film di Amerika Serikat. Netflix membuat banyak acara dan filmnya di luar negeri, yang menyumbang sebagian besar pendaftar barunya.

Netflix merujuk pada kesuksesan global 'One Piece', sebuah adaptasi live action dari serial manga Jepang yang terkenal, dan contoh dari investasi besar mereka dalam mengembangkan kisah-kisah yang dapat diadaptasi dari seluruh dunia. Raksasa streaming ini juga menarik penonton baru ke acara televisi yang sudah lama tayang, seperti lewat drama hukum 'Suits', yang mendapat lisensi dari Comcast, dan serial Perang Dunia Kedua dari HBO 'Band of Brothers' yang telah tayang di Netflix.

"Ini adalah saat-saat menyenangkan, ketika kita memiliki pilihan program yang beraneka, mendalam, dan luas," kata co-CEO Netflix, Ted Sarandos setelah merilis hasil kuartal.

"Hal yang sama juga terjadi selama masa COVID, ketika kami mampu mengelola proses tersebut karena gangguan produksi yang berkepanjangan dan tidak dapat diprediksi," imbuhnya.

Para penulis film dan televisi Hollywood meratifikasi kontrak baru bulan ini, namun para aktor tetap melakukan pemogokan. Sarandos mengatakan Netflix 'berkomitmen penuh untuk mengakhiri pemogokan ini'.

Dilansir dari Reuters, perolehan pelanggan pada kuartal ketiga merupakan peningkatan kuartal terkuat sejak kuartal kedua pada 2020, ketika lockdown di awal pandemi global menyebabkan lonjakan langganan streaming yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Netflix menaikkan harga paket bebas iklan premium di Amerika Serikat sebesar USD 3 menjadi USD 22,99 atau sekitar Rp 364 ribu. Sedangkan di Inggris, naik sebesar 2 Pounds menjadi 17,99 Pounds atau sekitar Rp 345 ribu, dan di Prancis kenaikan sebesar 2 Euro sehingga biaya langganan bulanan di sana menjadi 19,99 Euro atau setara dengan Rp 333 ribu.

Investor menyambut baik berita tersebut, membuat saham Netflix naik menjadi USD 390,80 atau setara dengan Rp 6,1 juta, yang sebelumnya ditutup di angka USD 346,19 atau sekitar Rp 5,4 juta.

Analis PP Foresight, Paolo Pescatore mengatakan pertumbuhan ini salah satunya diakibatkan karena salah satu kebijakan Netflix baru-baru ini tentang pelarangan berbagi sandi dan upaya Netflix memaksimalkan layanan lewat iklan.  

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore