JawaPos.com - Syarah dan suaminya, Sunyoto Indra Prayitno, diketahui sudah membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya terhadap motivator senior Mario Teguh dan istrinya, Linna Susanto, terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Dalam waktu dekat, Mario Teguh dan Linna Susanto juga akan diminta keterangan sebagaimana diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, kemarin, Selasa (1/8).
Selain pidana, Syarah dan Sunyoto mengatakan, pihaknya juga akan menggugat Mario Teguh dan Linna secara perdata agar mereka bisa mendapatkan keadilan uangnya kembali. "Kita ngobrol dengan pengacara, katanya juga akan melakukan gugatan," kata Syarah dalam podcast Deddy Corbuzier.
Meski merupakan orang biasa, Syarah tidak gentar harus melawan Mario Teguh yang sudah sangat dikenal se Tanah Air. Dia pun optimistis akan mampu melawan demi memperjuangan apa yang menjadi hak mereka.
"Saya berharap ada keadilan di negeri ini. Harapannya supaya uangnya balik dan mudah-mudahan tidak ada korban lagi ke depannya," tuturnya.
Keberanian Syarah dan suami melawan Mario Teguh sebab mereka dikuatkan oleh pengacaranya, Djamaludin Koedoeboen.
"Optimis walaupun kita bukan siapa-siapa.Kita bisa sekuat ini karena lawyer kita yang menguatkan kita," tandas Syarah.
Permasalahan antara Syarah dan suaminya Sunyoto Indra Prayitno dengan Mario Teguh dan istrinya Linna Susanto berawal dari kesepakatan untuk bekerja sama.Namun di tengah jalan terjadi permasalahan.
Pihak Syarah menyebut pihak Mario Teguh tidak mengerjakan tugas-tugasnya padahal sudah di-DP Rp 1 milar dan biaya cicilan Rp 100 juta setiap bulan dengan nilai kontrak kerja sama Rp 5 miliar.
Sedangkan pihak Mario Teguh merasa dibohongi terkait asal usul produk skincare milik Syarah dan suami. Yang diakui sebagai produk Jepang namun kenyataannya diprpduksi di Cibinong. Selian itu, pihak Mario Teguh mengkhawatirkan produk skincare milik Syarah akan membayahakan kesehatan masyarakat.
Buntut dari permasalahan yang muncul antara mereka, kedua belah pihak sama-sama menempuh upaya hukum. Mario Teguh dan istri melayangkan gugatan perdata terkait perbuatan melawan hukum di PN Jakarta Selatan. Sedangkan Syarah dan suaminya membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan.