Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Juli 2023 | 05.54 WIB

Melalui Twitter, Yayasan WWF Indonesia Menanggapi Soal Harimau Bengal yang Mati Baru-baru Ini

Yayasan WWF Indonesia meng-tweet guna menanggapi kematian harimau Bengal milik influencer. (Twitter) - Image

Yayasan WWF Indonesia meng-tweet guna menanggapi kematian harimau Bengal milik influencer. (Twitter)

Jawapos - Yayasan WWF Indonesia angkat bicara terkait kematian harimau Bengal milik influencer. Belum lama ini, harimau bengal milik Alshad Ahmad diketahui telah mati. Hal ini pun ramai diperbincangkan.

WWF Indonesia mengemukakan pandangannya lewat Twitter. Tweet WWF Indonesia tersebut menyebutkan kalau satwa liar bukanlah peliharaan.

WWF Indonesia dengan tegas menyatakan bahwa satwa liar adalah bukan satwa peliharaan. Satwa liar memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mempertahankan kelangsungan hidup bumi kita,” tulis WWF lewat akun Twitter @WWF_ID.

“Tentunya masih ingat kasus COVID-19? Kasus ini dipercaya ditularkan dari satwa kelelawar. Ini juga dapat terjadi jika kita memelihara satwa liar yang dapat menularkan virus atau bakteri yang terdapat di satwa tersebut,” tambah WWF dalam tweet-nya.

Dalam tweet tersebut juga ditegaskan bahwa Satwa liar memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. "Yang artinya, mengambil satwa liar dari habitatnya berarti mengurangi populasi satwa liar di alam, yang bisa berdampak negatif pada rantai makanan dan ekosistem secara keseluruhan," sambung WWF Indonesia.

WWF Indonesia juga mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk memerangi perdagangan satwa liar dilindungi dan mengajak masyarakat untuk melestarikan satwa liar dengan' Jangan membeli, jangan konsumsi dan laporkan otoritas setempat bila mengetahui adanya perdagangan satwa liar dilindungi di sekitar kita'.

"Jangan lupa bahwa memperingati Hari Harimau Sedunia pada tanggal 29 Juli. Saatnya gunakan momen ini untuk melindungi harimau dan satwa-satwa liar," tutup WWF.

Alshad Ahmad sendiri menyampaikan kabar duka di Instagramnya pada 24 Juli 2023 bahwa anak harimau yang ia pelihara bernama Cenora mati.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore