Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Juli 2023 | 00.27 WIB

Penjelasan Eksorsisme Katolik yang Diangkat Oleh Film Horror ‘Kuasa Gelap’

Film horror Kuasa Gelap (Instagram @astridtiar127)

JawaPos.com – Ruang lingkup perfilman Indonesia identik dengan genre horor. Namun, film horor Kuasa Gelap menghadirkan suasana yang berbeda. Film ini terinspirasi dari kegiatan eksorsisme, yaitu pengusiran setan dengan upacara tertentu di gereja Katolik.

Dengan mengusung tema yang berbeda dengan film horor lainnya, film ini tidak akan membosankan. Film produksi Ideosource Entertainment dan Paragon Pictures ini telah menetapkan konfigurasi pemain serta jadwal syuting.

Kuasa Gelap mengusung tema eksorsisme berbasis ajaran agama Katolik layaknya The Exorcism tahun 1972 yang legendaris. Film ini akan digarap sineas Bobby Prasetyo yang mencetak box office lewat Pamali.

Eksorsisme merupakan sebuah ritual pembersihan untuk mengeluarkan roh jahat atau setan pada manusia ataupun tempat yang dianggap angker. Ritual eksorsisme sudah dilakukan sejak lama dalam berbagai kepercayaan agama.

Di lingkup Katolik, eksorsisme ini biasa dilakukan oleh Pastor, Biarawan atau pun sosok yang dianggap memiliki kemampuan dalam pengusiran setan.

Orang yang melakukannya disebut dengan eksorsis. Biasanya pelaku eksorsisme menggunakan doa, mantra, simbol keagamaan, maupun media religius lainnya seperti air suci.

Selain menggunakan doa, mantra, atau menggunakan simbol keagamaan dan media religius, eksorsis biasanya merapalkan doa-doa serta meminta bantuan kepada Tuhan untuk ikut campur dalam melakukan ritual tersebut.

Eksorsisme sendiri sudah aja sejak dahulu kala berdasarkan dari berbagai kepercayaan yang ada di dunia selama masa prasejarah. Ritual ini sudah sering dilakukan pada zaman kuno dan terus berlanjut hingga masa sekarang, meskipun sudah jarang dilakukan.

Ketika memasuki Masa Pencerahan, praktek eksorsisme sudah mulai ditinggalkan oleh kelompok religius karena nilai pentingnya sudah mulai berkurang. Meskipun sudah jarang dilakukan pada masyarakat Eropa Barat, praktek Eksorsisme sendiri masih sering dilakukan oleh masyarakat Eropa Timur dan Afrika pada Abad ke 20.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore