
PTFI targetkan smelter Gresik produksi 5 juta pounds katoda tembaga. (ANTARA)
JawaPos.com - Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menargetkan smelter katoda tembaga di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Manyar, Gresik, Jawa Timur, mulai memproduksi 5 juta pounds katoda tembaga pada September 2026.
“Bulan Agustus yang lalu, feeding-nya ke smelter baru Freeport Indonesia itu mulai, dan mulai bisa diproduksi di bulan September ini dengan sekitar 5 juta pounds katoda tembaga,” ujar Tony, dikutip Kamis (17/9).
Tony menyampaikan, Smelter Freeport Indonesia yang berlokasi di Manyar sempat berhenti beroperasi karena ketidakcukupan pasokan konsentrat dari pertambangan Freeport. Kendala tersebut diakibatkan oleh insiden longsor di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025.
Akibat insiden tersebut, ujar Tony, konsentrat Freeport Indonesia hanya cukup untuk memasok PT Smelting. PT Smelting merupakan smelter pertama Freeport Indonesia sekaligus smelter tembaga pertama di Indonesia.
Sementara itu, Smelter Freeport Indonesia atau yang juga dikenal sebagai Smelter Manyar merupakan smelter kedua Freeport Indonesia.
“Kemudian, kalau kita lihat di bulan Oktober 2026, 35 juta pounds itu produksi katoda tembaga dari smelter baru (Smelter Freeport Indonesia),” ucap Tony.
Berdasarkan paparannya, terdapat peningkatan produksi katoda tembaga di Smelter Freeport Indonesia, yakni dari 35 juta pounds pada Oktober 2026 menjadi 55 juta pounds pada November, lalu naik menjadi 57 juta pounds pada Desember 2026.
Kemudian, pada kuartal I 2027 diproyeksikan produksi katoda di Smelter Freeport Indonesia sebesar 137 juta pounds, naik menjadi 145 juta pounds pada kuartal II 2027.
“Jadi, total tahun 2026 ini seperti saya sampaikan tadi ada 800 juta pounds tembaga yang akan dihasilkan dari dua smelter, yaitu PT Smelting sebesar 600 juta pounds dan juga dari smelter PTFI yaitu 200 juta pounds tembaga,” kata Tony.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022