Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2026 | 06.18 WIB

Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor Minyak dan LPG dalam 3 Tahun

Tangkapan layar Presiden Prabowo berpidato dalam peluncuran dan peletakan batu pertama program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8). (ANTARA/YouTube Setpres/Fathur Rochman) - Image

Tangkapan layar Presiden Prabowo berpidato dalam peluncuran dan peletakan batu pertama program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8). (ANTARA/YouTube Setpres/Fathur Rochman)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak boleh lagi mengimpor minyak maupun LPG dalam tiga tahun.

Dia menyatakan, hal itu untuk memperkuat kemandirian energi nasional, didukung dengan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa.

"Kita tidak boleh impor lagi satu barel pun minyak. Kita tidak boleh impor lagi, Insyaallah dalam waktu sesingkat-singkatnya, satu tabung LPG pun kita tidak boleh impor lagi," kata Prabowo dikutip dari tayangan resmi Sekretariat Presiden secara daring di Jakarta.

Prabowo menyampaikan target tersebut harus didukung dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 100 gigawatt (GW), geothermal, pengembangan ladang gas serta peningkatan lifting minyak nasional.

Menurut Prabowo, program PLTS 100 GW merupakan bagian dari upaya membangun Indonesia yang berdiri di atas kaki sendiri dan tidak bergantung pada perkembangan maupun kondisi negara lain.

Mengenai efisiensi anggaran, Prabowo enggan mengulangi paparan teknis yang telah dilaporkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar pidato tidak terlalu lama.

Pemerintah menargetkan pembangunan PLTS berkapasitas 100 GW tersebut dapat direalisasikan dalam waktu tiga tahun. Kapasitas baru itu hampir setara dengan total kapasitas listrik nasional saat ini yang berada di angka 88 GW dari seluruh sumber energi.

"Untuk sebagai bayangan, seluruh listrik Indonesia sekarang 88 gigawatt dari batu bara, minyak, gas, hingga geotermal. Kita akan membangun 100 gigawatt dan kita tidak main-main, target kita adalah 100 gigawatt dalam tiga tahun," kata Prabowo.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore