Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2026 | 18.10 WIB

Terapkan Mandatori B50, Prabowo Klaim Selamatkan Devisa Negara Hingga Rp 170 Triliun

Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah mengklaim berhasil menyelamatkan devisa negara hingga Rp 170 triliun sejak melaksanakan program mandatori Biodiesel 50 persen atau B50 pada 1 Juli 2026.

Sebagaimana diketahui, B50 merupakan bahan bakar campuran antara bahan bakar nabati (BBN) sebesar 50 persen dan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sebanyak 50 persen.

Presiden Prabowo Subianto, mengatakan dengan pelaksanaan program mandatori B50, Indonesia tidak lagi membeli atau mengimpor solar dari luar negeri.

“Mulai 1 Juli 2026 kita tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan kita berhasil menghemat devisa Rp 170 triliun sekitar USD 9,5 miliar tidak lagi harus kita kirim keluar negeri,” ujar Prabowo dalam sidang tahunan DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (14/8).

Prabowo mengatakan, kebijakan mandatori B50 menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan janji swasembada energi.

“Janji swasembada energi sekarang kita sudah mulai wujudkan dengan pertama kali swasembada BBM jenis solar kita berhasil produksi diesel dengan B50 dari kelapa sawit,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkan Mandatori B50. Menurut dia, kebijakan tersebut bukan sekadar pencapaian teknologi, melainkan bukti kemampuan Indonesia memanfaatkan kekayaan alam untuk kepentingan rakyat.

"Ini bukti Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk mementingkan rakyatnya sendiri. Ini tonggak penting untuk kemandirian bangsa sendiri," ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah sejak lama terus mendorong terwujudnya kemandirian energi. Menurut dia, implementasi B40 sebelumnya belum cukup sehingga pemerintah meningkatkan bauran biodiesel menjadi B50.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore