Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Juli 2026 | 15.40 WIB

Ketegangan AS-Iran Reda, Harga Minyak Dunia Turun Drastis

Kilang minyak mentah. (Dok/Jawa Pos) - Image

Kilang minyak mentah. (Dok/Jawa Pos)

JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia ditutup melemah pada perdagangan Jumat (10/7) imbas dari meningkatnya optimism pelaku pasar akan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz akan kembali normal menyusul meredanya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Harapan tersebut berawal dari perundingan antara AS dan Iran pekan depan juga mendorong keyakinan bahwa jalur pelayaran strategis tersebut akan segera dibuka sepenuhnya.

Melansir Investing harga mintak mentah West Texas Index (WTI) ditutup turun 0,93 persen menjadi 71,41 dollar per barel. Sedangkan kontrak berjangka brent ditutup melemah 0,38 persen ke level 76,01 dollar per barel.

Mitra Again Capital, John Kilduff, mengatakan pasar sangat responsif terhadap kabar positif maupun tidak adanya eskalasi baru.

“Pasar siap menyambut kabar baik, atau setidaknya tidak adanya kabar buruk. Dan tampaknya eskalasi konflik tidak akan menjadi lebih buruk,” ujar Kilduff dilansir Reuters, Sabtu (11/7).

Sementara itu, Analis senior Price Futures Group, Phil Flynn, mengatakan terkoreksinya harga minyak di tengah masih terganggunya Selat Hormuz menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan AS menjaga jalur pelayaran tersebut tetap terbuka.

“Yang menarik, harga minyak justru turun setelah sempat melonjak mendekati 76 dollar AS per barrel, meski Selat Hormuz secara efektif ditutup kembali. Hal itu didorong keyakinan bahwa kekuatan militer AS tidak akan membiarkan selat tersebut ditutup dalam waktu lama,” ujar Flynn.

Sebelumnya, militer Iran melancarkan serangan terhadap infrastruktur militer AS di sejumlah negara Teluk pada Kamis, menyusul serangan udara AS ke wilayah pesisir selatan dan provinsi timur Iran.

Di saat yang sama, Iran memakamkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Mashhad setelah rangkaian prosesi pemakaman selama sepekan.

Sejumlah ledakan juga dilaporkan masih terdengar di beberapa wilayah Iran, termasuk Bushehr yang menjadi lokasi salah satu pembangkit listrik tenaga nuklir negara itu.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore