Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 02.45 WIB

Tekan Impor BBM, Bahlil Targetkan E20 pada 2028

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mendorong pelaksanaan program E20 atau campuran bahan bakar nabati (BBN) jenis etanol dan bahan bakar minyak (BBM) pada tahun 2028.

Sebagaimana diketahui, E20 merupakan bahan bakar campuran yang terdiri dari 80 persen BBM dan 20 persen etanol (bioetanol).

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan implementasi program E20 didorong untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi ketergantungan terhadap devisa dolar AS.

“Nah bauran energi ini kita dorong ke depan, 2028-2029 kami akan terapkan menjadi E20. Kalau E20,” ujar Bahlil di Jakarta, Kamis (25/6).

Bahlil mengatakan, implementasi E20 dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk megurangi impor dan menjaga devisa Indonesia agar tidak keluar untuk kebutuhan bahan bakar.

Lanjutnya, dengan adanya implementasi E20 maka Indonesia dapat mengurangi kebutuhan impor bensin hingga mencapai 4 juta kiloliter (KL).

“Tujuannya apa? Agar kita bisa mengurangi impor kita, agar devisa kita itu tidak keluar. Memang di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu, nilai tukar juga semakin tinggi, ini hukum permintaan dan penawaran terhadap dolar sebenarnya,” ujarnya.

Bahlil mengatakan, saat ini kebutuhan konsumsi bensin nasional mencapai sekitar 40 juta KL per tahun. Sementara itu, produksi dalam negeri saat ini sudah sampai 20 juta KL setelah diresmikannya kilang di Kalimantan Timur.

“Dari 20 juta kiloliter (impor) bensin sekarang, jika kita terapkan E20, berarti tinggal 16 juta KL. Tinggal kita dorong bagaimana bisa meningkatkan lifting kita untuk menghasilkan klut untuk di bensin,” ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore