
Ilustrasi kapal di Selat Hormuz. Perusahaan-perusahaan minyak Amerika Serikat menjadi pihak yang paling diuntungkan dari krisis Selat Hormuz karena memperoleh "keunggulan nonkompetitif". (Hum English)
JawaPos.com - Perusahaan-perusahaan minyak Amerika Serikat (AS) menjadi pihak yang paling diuntungkan dari krisis Selat Hormuz karena memperoleh "keunggulan nonkompetitif" serta peluang menjual pasokan dengan harga lebih tinggi, kata CEO Rosneft (perusahaan energi Rusia), Igor Sechin. Berbicara dalam acara St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026, Sechin mengatakan, ekspor hidrokarbon Amerika Serikat saat ini "memecahkan semua rekor".
Mengutip perkiraan perusahaan konsultan energi Norwegia Rystad Energy, Sechin menyebut, perusahaan minyak dan gas Amerika Serikat berpotensi meraih tambahan keuntungan lebih dari USD 60 miliar pada 2026 apabila harga minyak bertahan di kisaran USD 100 per barel.
"Tambahan penerimaan pajak dari sektor tersebut dapat mencapai sekitar USD 80 miliar," tambahnya.
Sechin juga berpendapat bahwa Tiongkok lebih siap dibandingkan negara-negara lain dalam menghadapi potensi gangguan di Selat Hormuz berkat pendekatan yang menurutnya seimbang terhadap keamanan energi dan perencanaan negara jangka panjang.
Menurut Sechin, investasi Tiongkok dalam energi terbarukan dan infrastruktur transportasi berbiaya rendah telah menyediakan berbagai alternatif bagi konsumen, seperti kendaraan listrik, bus listrik, truk berbahan bakar gas, sistem metro, kereta listrik, dan taksi listrik.
Sementara itu, ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat setelah serangan bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Serangan itu memicu rangkaian serangan balasan di kawasan pada Februari, yang menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan jalur pelayaran serta pasokan energi global.
Iran kemudian melancarkan serangan terhadap Israel dan negara-negara yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat. Teheran juga melakukan pendekatan berbeda terhadap lalu lintas maritim di Selat Hormuz, salah satu koridor transit energi terpenting di dunia.
Gencatan senjata kemudian mulai berlaku, meskipun upaya diplomatik untuk mencapai penyelesaian yang lebih luas masih terus berlangsung.
Sumber: Anadolu
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022