
ILUSTRASI: Pekerja memeriksa panel surya di salah satu PLTS. (Dok. JawaPos.com)
JawPos.com - Kajian lembaga pemikir nirlaba Institute for Essential Services Reform (IESR) menyebutkan Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi energi terbarukan yang bersumber dari tenaga surya sebanyak 8,64 gigawatt (GW). Chief Executive Officer (CEO) IESR Fabby Tumiwa mengatakan potensi sebesar itu mampu menopang kebutuhan listrik berbasis energi bersih hingga 100 persen bagi Pulau Sumbawa.
"Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pembangunan 100 GW energi surya di sekitar 80 ribu desa. Kami melihat itu sebagai momentum bagi daerah untuk berkontribusi dalam pencapaian target nasional," ujarnya, dikutip Senin (8/6).
Fabby mengatakan, pihaknya telah menerbitkan kajian bertajuk Pulau Berbasis 100 Persen Energi Terbarukan dan Fleksibilitas pada Sistem Tenaga Listrik. Hasil kajian tersebut menunjukkan Pulau Sumbawa memiliki total potensi energi terbarukan sebanyak 10,21 GW dengan 8,64 GW diantaranya atau setara 84,53 persen adalah tenaga surya.
Menurut dia, potensi itu menjadi modal penting bagi Nusa Tenggara Barat dalam menyusun strategi transisi energi dan mewujudkan target emisi nol bersih pada 2050 mendatang.
Fabby menilai pengalaman menyusun peta jalan Bali Emisi Nol Bersih 2045 yang dilakukan IESR dapat menjadi referensi bagi Nusa Tenggara Barat dalam merancang kebijakan serupa.
"Kami dapat memberikan masukan strategis untuk mengarusutamakan energi terbarukan. Dalam masa transisi energi seperti saat ini, inisiatif emisi nol bersih juga perlu mendapat dukungan kuat dari pemerintah pusat," ujar dia.
Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menyambut positif dukungan lembaga pemikir nirlaba tersebut dalam penyusunan peta jalan Emisi Nol Bersih 2050.
Ia menyatakan Nusa Tenggara Barat membutuhkan arah pembangunan yang terukur agar proses transisi energi bisa berjalan efektif sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
"NTB memiliki peluang besar untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja energi terbarukan, baik di dalam negeri maupun pasar internasional," kata Iqbal.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
