
PLN Indonesia Power mempertegas komitmennya untuk menjadi perusahaan energi berkelas dunia melalui penjajakan peluang bisnis di kawasan Amerika Latin dan Karibia. (dok. PLN IP)
JawaPos.com - PLN Indonesia Power (PLN IP) menjajaki peluang kerja sama energi di kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar). Kawasan Amerika Latin dan Karibia sendiri dinilai memiliki prospek yang menjanjikan, terutama di tengah meningkatnya hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Indonesia.
Upaya tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan perusahaan dalam forum 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean yang digelar Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arief Havas Oegroseno menegaskan bahwa pemerintah mendorong penguatan kerja sama investasi energi dengan negara-negara di kawasan tersebut sebagai bagian dari perluasan kemitraan global Indonesia.
"Indonesia berkomitmen memperluas jejak investasi di sektor energi ke kawasan Amerika Latin, menyusul keberhasilan kerja sama yang telah berjalan di Timur Tengah dan Afrika. Ini adalah situasi yang saling menguntungkan (win-win situation), di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi bisnis Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya," ujar Arief Havas Oegroseno dalam keterangannya, Senin (8/6).
Sementara itu, Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan kawasan Amerika Latin dan Karibia menjadi salah satu target pengembangan bisnis perusahaan karena memiliki potensi besar dalam pengembangan energi ramah lingkungan.
Menurutnya, PLN Indonesia Power siap membawa pengalaman dan keahlian yang telah dibangun di Indonesia untuk mendukung proyek-proyek energi berkelanjutan di tingkat global.
"Kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi bersih, dan kami siap menghadirkan pengalaman, teknologi, serta kapabilitas yang telah kami bangun di Indonesia untuk menciptakan nilai tambah bersama para mitra internasional. Langkah ini sekaligus mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia dan percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," ujar Bernadus.
Selain itu, Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Julita Indah menjelaskan bahwa perusahaan memiliki pengalaman yang kuat dalam pengelolaan pembangkit listrik serta pengembangan energi baru terbarukan. Saat ini PLN Indonesia Power mengelola pembangkit dengan kapasitas sekitar 22,1 gigawatt dan terus memperluas portofolio solusi energi berkelanjutan.
"Kehadiran PLN Indonesia Power dalam forum ini merupakan momentum krusial bagi korporasi untuk mendemonstrasikan kapabilitas operasional dan keunggulan strategis kami di sektor energi. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi para mitra di kawasan Amerika Latin dan Karibia untuk mengoptimalkan potensi investasi yang saling menguntungkan," ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
