Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Mei 2026 | 18.43 WIB

Setelah Mandek, Rusia kembali Garap Migas Blok Tuna Natuna 2026

ILUSTRASI Anjungan lepas pantai. (dok. PHE) - Image

ILUSTRASI Anjungan lepas pantai. (dok. PHE)

JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan perusahaan minyak dan gas asal Rusia, Joint Stock Company Zarubezhneft (JSC Zarubezhneft), memastikan akan kembali melanjutkan pengembangan Blok Tuna pada Juni 2026 setelah sebelumnya proyek tersebut tertunda akibat hengkangnya Harbour Energy.

“Kami bertemu dengan Zarubezhneft dan membahas kelanjutan proyek Blok Tuna yang masih tertunda. Zarubezhneft menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proyek tersebut pada Juni bulan depan,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot seperti dikutip dari Antara, Senin (18/6).

Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda kunjungan kerja Yuliot ke Kazan, Rusia, dalam rangka menghadiri Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 RI-Rusia untuk kerja sama perdagangan, ekonomi, dan teknik.

Dalam pembahasan itu, pihak Zarubezhneft kembali menegaskan kesiapan mereka untuk meneruskan pengembangan Blok Tuna mulai Juni mendatang. Sebelumnya, proyek tersebut mengalami penundaan setelah Premier Oil yang merupakan anak usaha Harbour Energy memutuskan keluar dari kerja sama pengelolaan blok tersebut.

“Pemerintah akan memberikan dukungan untuk kelanjutan proyek ini,” kata Yuliot.

Zarubezhneft sendiri mulai terlibat dalam proyek migas di Indonesia sejak 2020 melalui anak perusahaannya, ZN Asia Ltd., dengan mengakuisisi 50 persen participating interest (PI) di Proyek Tuna yang berada di wilayah Laut Natuna.

Selain melanjutkan pengembangan Blok Tuna, perusahaan migas Rusia tersebut juga menyampaikan minat untuk memperluas investasi di sektor energi Indonesia. Fokus kerja sama yang ditawarkan mencakup penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) hingga pengaktifan kembali sumur-sumur migas yang sudah tidak beroperasi.

Ketertarikan Zarubezhneft untuk memperbesar investasi di Indonesia juga tercantum dalam dokumen Agreed Minutes pada Sidang Komisi Bersama RI-Rusia ke-14.

Pemerintah Rusia turut mencatat keinginan JSC Zarubezhneft untuk mempererat kolaborasi dengan mitra di Indonesia, termasuk peluang keterlibatan dalam proyek-proyek migas baru bersama perusahaan energi nasional.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore