
ILUSTRASI Anjungan lepas pantai. (dok. PHE)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan perusahaan minyak dan gas asal Rusia, Joint Stock Company Zarubezhneft (JSC Zarubezhneft), memastikan akan kembali melanjutkan pengembangan Blok Tuna pada Juni 2026 setelah sebelumnya proyek tersebut tertunda akibat hengkangnya Harbour Energy.
“Kami bertemu dengan Zarubezhneft dan membahas kelanjutan proyek Blok Tuna yang masih tertunda. Zarubezhneft menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proyek tersebut pada Juni bulan depan,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot seperti dikutip dari Antara, Senin (18/6).
Pertemuan tersebut berlangsung di sela agenda kunjungan kerja Yuliot ke Kazan, Rusia, dalam rangka menghadiri Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 RI-Rusia untuk kerja sama perdagangan, ekonomi, dan teknik.
Dalam pembahasan itu, pihak Zarubezhneft kembali menegaskan kesiapan mereka untuk meneruskan pengembangan Blok Tuna mulai Juni mendatang. Sebelumnya, proyek tersebut mengalami penundaan setelah Premier Oil yang merupakan anak usaha Harbour Energy memutuskan keluar dari kerja sama pengelolaan blok tersebut.
“Pemerintah akan memberikan dukungan untuk kelanjutan proyek ini,” kata Yuliot.
Zarubezhneft sendiri mulai terlibat dalam proyek migas di Indonesia sejak 2020 melalui anak perusahaannya, ZN Asia Ltd., dengan mengakuisisi 50 persen participating interest (PI) di Proyek Tuna yang berada di wilayah Laut Natuna.
Selain melanjutkan pengembangan Blok Tuna, perusahaan migas Rusia tersebut juga menyampaikan minat untuk memperluas investasi di sektor energi Indonesia. Fokus kerja sama yang ditawarkan mencakup penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) hingga pengaktifan kembali sumur-sumur migas yang sudah tidak beroperasi.
Ketertarikan Zarubezhneft untuk memperbesar investasi di Indonesia juga tercantum dalam dokumen Agreed Minutes pada Sidang Komisi Bersama RI-Rusia ke-14.
Pemerintah Rusia turut mencatat keinginan JSC Zarubezhneft untuk mempererat kolaborasi dengan mitra di Indonesia, termasuk peluang keterlibatan dalam proyek-proyek migas baru bersama perusahaan energi nasional.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
