
PDSI–ADES resmi mendapatkan kontrak penyediaan jack up rig untuk mendukung pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja (WK) Duyung. (dok. PDSI)
JawaPos.com - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) melalui konsorsium PDSI–ADES resmi mendapatkan kontrak penyediaan jack up rig untuk mendukung pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja (WK) Duyung. Proyek ini dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) West Natuna Exploration Limited (WNEL).
Lapangan Mako berada di perairan lepas pantai Natuna, Kepulauan Riau, dengan kedalaman laut sekitar 80 meter. Pengembangan lapangan ini menjadi salah satu proyek strategis dalam upaya meningkatkan pasokan gas nasional.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyampaikan bahwa penyediaan rig tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional.
“Pertamina Drilling bersama ADES siap mendukung penuh pengembangan Lapangan Mako melalui penyediaan jack up rig yang andal dan berstandar keselamatan tinggi. Ini merupakan kontribusi nyata kami dalam mendukung peningkatan pasokan gas nasional,” ujar Avep dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, proyek pengembangan Lapangan Mako memiliki peran penting karena potensi gas di wilayah Natuna dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik.
Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan capaian lifting migas Indonesia. Sesuai rencana, lapangan ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 120 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).
Menurut Avep, dampak dari proyek ini tidak hanya terbatas pada peningkatan produksi energi, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang lebih luas bagi nasional.
“Kami berharap proyek ini berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi bangsa dan negara Indonesia. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong peningkatan produksi migas nasional,” kata dia.
Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Pertamina Drilling terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung program strategis sektor hulu migas. Hal ini menjadi penting di tengah tantangan penurunan produksi alami (natural decline) serta meningkatnya kebutuhan energi dalam negeri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
