
PT PGN beri edukasi soal jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Dok. Pertamina)
JawaPos.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mendorong perluasan pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hingga saat ini, tercatat 2.945 sambungan rumah (SR) telah terlayani.
Di tengah pelanggan yang mencapai ribuan itu, Subholding Gas Pertamina itu memperkuat pemahaman masyarakat dengan menggencarkan sosialisasi terkait manfaat, tata cara penggunaan, dan aspek keamanan energi gas bumi. Adapun sosialisasi dilakukan di desa dan kelurahan yang dilalui jalur pipa jargas.
Area Head PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Pasuruan Mochammad Arif PGN menegaskan, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting karena pengembangan jargas merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), termasuk di wilayah Lumajang.
"Sosialisasi tentang keamanan dalam pemanfaatan gas merupakan kegiatan rutin PGN di setiap wilayah yang terpasang pipa jargas, Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman tentang gas bumi, sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga asset dan fasilitas jaringan gas milik pemerintah," tegas Mochammad Arif pada Senin (10/11).
Selain tata cara penggunaan jargas, Arif menyebut, sosialisasi ini juga mencakup edukasi aspek keamanan, termasuk cara mendeteksi kebocoran. Kemudian juga disampaikan bagaimana mengenali kebocoran gas dan langkah tanggap darurat yang harus dilakukan, serta menyampaikan nomor layanan pengaduan PGN.
Melalui jargas, masyarakat dapat merasakan keunggulan utama yaitu lebih praktis krena pasokan gas mengalir terus menerus 24/7 melalui pipa, sehingga tidak perlu mengganti atau membeli tabung.
"Selain itu, jargas lebih aman karena gas bumi (Metana) lebih ringan dari udara sehingga jika terjadi kebocoran akan langsung mengurasi ke atas dan meminimalkan risiko ledakan. Pembakaran gas bumi juga lebih sempurna, sehingga lebih ramah lingkungan," ujarnya.
PGN juga menginformasikan perihal kemudahan catat meter mandiri yang dapat dilakukan oleh pelanggan melalui aplikasi PGN Mobile. Aplikasi ini tersedia di Playstore ataupun Appstore, yang disiapkan oleh PGN untuk memudahkan pelanggan dalam monitoring pemakaian gas.
Dalam realisasinya, pencatatan meter oleh petugas tetap dijalankan dengan kunjungan pelanggan setiap 3 bulan sekali untuk memastikan akurasi catat meter mandiri yang dilakukan pelanggan. Selain itu, pelanggan juga dapat melakukan catat meter mandiri melalui melalui WhatsApp resmi PGN di nomor 081511500645.
PGN berkomitmen, sosialisasi jargas terus dilakukan secara intensif untuk menjamin masyarakat Lumajang dapat memanfaatkan energi baik gas bumi dengan maksimal dan aman. "Komitmen ini juga sebagai wujud dukungan PGN terhadap upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya gas nasional untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022