Wakil Presiden Gibran Rakabuming. (Humas Setwapres)
JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia segera memproduksi Biodiesel 50 (B50), yaitu bahan bakar campuran yang terdiri atas bahan bakar fosil diesel 50 persen dan bahan bakar dari minyak sawit 50 persen. Gibran menjelaskan, Biodiesel 50 yang merupakan program nasional itu merupakan upaya pemerintah mempercepat transisi energi dari energi fosil yang kotor menjadi energi hijau yang bebas emisi.
"Ini kalau sekarang kita sudah punya B35, B40, kedepan Pak Presiden menargetkan B50. Jadi, nanti (ada juga) untuk bioavtur, bioetanol, biodiesel, banyak dan potensi bioenergi kita besar sekali, ini mencapai 57 GigaWatt, dan kalau yang namanya sawit, rumput laut, kita termasuk yang terbesar di dunia," kata Wapres Gibran Rakabuming Raka saat berbicara dalam acara Green Impact Festival, dikutip dari Antara, Sabtu (26/7).
Dalam pidatonya itu, Gibran membagikan sejumlah program pemerintah yang berkaitan dengan transisi energi, termasuk di antaranya dukungan terhadap kendaraan listrik, dan komitmen membangun sejumlah pembangkit listrik dari hasil pembakaran sampah (PLTSa).
"Saat ini sudah ada Satgas Percepatan Pengelolaan Sampah. Nanti di 12 kota, ada yang namanya pembangkit listrik tenaga sampah. Ada dua percontohan di Surabaya dan di Solo. Nah, itu sudah saya cicil pada waktu saya masih Wali Kota. Ini yang di Surabaya 12 MegaWatt, yang di Solo 8 MegaWatt. Ini sudah selesai waktu saya masih wali kota, dan ya Insya Allah di 12 kota nanti bisa segera meniru dua kota ini," ujar Wapres Gibran.
Gibran kemudian menyebutkan alasan pemerintah serius untuk transisi energi, karena krisis iklim merupakan ancaman nyata yang dihadapi bersama, bukan hanya rakyat Indonesia, tetapi warga dunia terlepas di mana pun mereka tinggal.
"Saya yakin teman-teman di sini sudah tahu, banyak negara, negara-negara besar di dunia yang saat ini terdampak perubahan iklim karena pemanasan global," kata Gibran dalam forum yang dihadiri oleh generasi muda.
Menurut dia, sejumlah dampak perubahan iklim seperti kekeringan ekstrem, banjir, kenaikan permukaan laut, hingga ancaman gagal panen kini menjadi tantangan nyata di Indonesia yang tak bisa diabaikan. "Tantangannya sudah ada di depan mata dan kita harus segera bertindak," kata Gibran.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
