
Pembangunan Infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. (Pln.co.id)
JawaPos.com - Belum lama ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman Parada Hutajulu memastikan progres infrastruktur ketenagalistrikan di Ibu Kota Negara (IKN) dapat berjalan lancar dan sesuai rencana yang diharapkan.
Dikutip dari laman esdm.go.id pembangunan infrastruktur sumber tenaga listrik di Ibu Kota Negara (IKN) merupakan faktor penting yang bertujuan untuk mendukung berdirinya Ibu Kota Nusantara.
Menurut Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Jisman Parada Hutajulu bahwa pasokan listrik yang mempunyai nilai ramah lingkungan berbasis energi baru terbarukan akan menjadi Pioneer ketenagalistrikan di Ibu Kota Negara (IKN).
"Salah satu infrastruktur di IKN adalah ketenagalistrikan, oleh karena itu hal ini menjadi sangat penting, tanpa listrik tidak ada yang bergerak disana," ujar Jisman Parada melalui keterangan resminya, di Jakarta.
Lebih lanjut, menurut beliau persiapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang dari hulu menuju hilir harus didetailkan terlebih dahulu penelitianya, bertujuan untuk mitigasi resiko terhadap munculnya suatu permasalahan agar segera bisa diakomodir.
"Harapannya kesiapan listrik sebagai salah satu infrastruktur pendukung utama terbentuknya IKN bisa segera dimatangkan sesuai dengan konsep yang diusung IKN," ujar Jisman Parada.
Hambatan Sumber Tenaga Listrik di IKN
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Jisman Parada Hutajulu berharap pada setiap permasalahan yang muncul terkait teknis dan standarisasi sumber tenaga listrik diharapkan dapat terselesaikan bersama antara PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) dengan Kementerian atau Lembaga yang terkait.
Bertujuan untuk mengingatkan kewajiban pihak PT. PLN (Persero) agar segera melakukan progres yang ada secara periodik per tiga bulan.
"Saya berharap dengan kedatangan kami, terdapat laporan yang lebih khusus ke Menteri ESDM sehingga keraguan atau pengawasan terhadap pengembangan infrastruktur bisa berjalan dengan baik," ujar Jisman Parada.
Dengan menindak lanjuti arahan dari Dirjen Ketenagalistrikkan, akhirnya Direktur Distribusi PT. PLN (Persero) Adi Priyanto, menjelaskan bahwa pihak PLN akan segera melaporkan secara khusus terkait kondisi terkini serta proyeksi kelistrikkan akan segera dilakukan hingga akhir tahun 2024 dan seterusnya yang sesuai arahan.
Sebelumnya, Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyatakan, bahwa PT. PLN melalui PLN Nusantara Power akan memberikan pasokan listrik yang berada di Ibu Kota Negara (IKN) dengan menggunakan konsep forest city yang pintar, indah serta ramah lingkungan.
Baca Juga: Kasus Korupsi Nikel, Eks Dirjen Minerba ESDM Ridwan Djamaluddin Divonis 3,5 tahun Penjara
Salah satunya, dengan mendirikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 50 MG yang akan dipergunakan sebagai aliran listrik di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) termasuk, saat melaksanakan apel Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 pada tanggal 17 Agustus 2024 mendatang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
