Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Juni 2023 | 01.44 WIB

Menanti Dampak Proyek Tangguh LNG di Bintuni

ILUSTRASI KILANG MINYAK - Image

ILUSTRASI KILANG MINYAK

JawaPos.com - Proyek LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat, masih berlangsung. Kehadiran proyek itu sangat dinantikan. Diharapkan dapat meningkatkan produksi gas nasional.

Praktisi migas A. Rinto Pudyantoro mengatakan, keberadaan proyek LNG Tangguh memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan produksi gas nasional. Hal itu sangat mendukung perekonomian dan meningkatkan pendapatan negara. Baik di tingkat nasional maupun lokal.

"Untuk itu, perlu ada dukungan penuh dari semua pihak agar proyek LNG Tangguh dapat tetap berjalan dan memberi dampak berganda bagi nasional maupun daerah," ujar A. Rinto Pudyantoro di Manokawari, Papua Barat.

Pendapat A. Rinto Pudyantoro ini dikemukakan saat hadir di Manokari pada Senin (26/6). Dia menyebut, proyek LNG Tangguh merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tangguh Train 3. Kini telah memasuki tahap akhir pembangunan.

Rinto menerangkan, dampak berganda kemanfaatan proyek Tangguh Train 3, yaitu dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penerimaan daerah melalui dana bagi hasil, dan menggerakan ekonomi daerah.

"Hal Ini tentunya akan meningkatkan manfaat proyek Tangguh bagi masyarakat lokal secara berkelanjutan, sehingga dapat menciptakan perputaran perekonomian di Teluk Bintuni Papua Barat dan mendorong tumbuhnya ekonomi lokal lainnya," ujar Rinto.

Menurut dia, bp Indonesia sebagai operator proyek LNG Tangguh Indonesia telah memberikan kontribusi melalui berbagai sektor, baik secara langsung maupun tidak langsung. Yaitu, bp Indonesia telah membantu meningkatkan penerimaan APBD melalui Dana Bagi Hasil (DBH), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Migas, Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). "DBH migas memberikan kontribusi yang berarti dalam mengisi kas negara di tingkat daerah,” kata dia.

Pendapatan itu, sambungnya,mempengaruhi cashflow APBD dan memberikan landasan yang kuat untuk pengeluaran daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan.

Akan tetapi, Rinto mengingatkan, kesejahteraan masyarakat hanya akan terjadi jika ada penerimaan langsung yang meningkat. Namun, di sisi lain diikuti dengan pembelanjaaan yang lebih proper.

”Tugas SKK Migas dan bp Tangguh sebagai kontraktor yakni meningkatkan penerimaan tersebut. Nah ketika penerimaan tersebut diikuti dengan pembelanjaan yang baik, maka dapat terwujudlah kesejahteraan masyarakat tersebut,” bebernya.

Social Performance & Delivery Manager bp Indonesia Samuk Konyorah menyampaikan, pihaknya terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak dalam upaya memberikan manfaat jangka panjang kepada para pemangku kepentingan, termasuk mitra dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Lebih lanjut Samuk menyampaikan, program sosial Tangguh LNG mencakup kesehatan, tata kelola pemerintahan, pengembangan masyarakat Papua dan Papua Barat, serta program pengembangan kewirausahaan bagi masyarakat asli.

Tangguh LNG juga telah berperan dalam pengembangan tenaga kerja Papua melalui program pelatihan dan beasiswa. Sejak 2008, Tangguh telah memberikan beasiswa kepada 1.350 siswa lokal di tingkat SMA dan perguruan tinggi.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore