
Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono melakukan kunjungan kerja ke pabrik pengelolaan sampah Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung. (istimewa)
JawaPos.com - Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono melakukan kunjungan kerja ke pabrik pengelolaan sampah Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Cilegon, Banten. Dia melihat langsung proses pengolahan sampah menjadi bahan bakar pengganti batu bara atau co-firing untuk digunakan di PLTU Suralaya yang dikelola PT Indonesia Power.
Menurut Diaz, inisiasi ini selaras dengan upaya pencapaian target Presiden mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sekaligus mendorong ekonomi Indonesia tetap maju. "Penerapan BBJP di TPSA ini berkontribusi mencapai target-target Presiden untuk menurunkan emisi GRK 31,89 persen tanpa bantuan internasional atau 43,2 persen dengan bantuan internasional sekaligus dapat mendukung pertumbuhan ekonomi tetap positif di atas 5 persen," ungkap Diaz, Selasa (24/1).
Diaz menyebut, proyek-proyek seperti ini yang mendukung penurunan emisi sekaligus mendorong perekonomian seharusnya dapat didukung bersama-sama sebagai salah satu proyek strategis. Dengan begitu, emisi GRK juga terus bisa berkurang.
Terkait penggunaan di PLTU Suralaya, Direktur Utama Indonesia Power Edwin Nugraha Putra menyampaikan, suplai briket BBJP untuk co-firing dapat menggantikan sekitar 5 persen penggunaan batu bara. "Kebutuhan batu bara PLTU Suralaya 40.000 ton per hari yang mana 5 persennya sekitar 2.000 ton berpotensi disuplai BBJP," jelas Edwin.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyebut, pemanfaatan TPSA Bagendung akan diperluas setelah menjadi salah satu kota yang terpilih menerima Rp 100 miliar melalui program Kementerian PUPR bekerja sama dengan Bank Dunia. Hal ini disebut tentunya mendukung arahan Presiden untuk mengolah sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.
"Pengolahan BBJP akan ditambah dari 30 ton per hari menjadi 200 ton per hari maksimal pada Agustus 2023 sehingga nantinya Kota Cilegon defisit sampah pada 2025," ujar Helldy.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
