
Dirut Inalum Budi Gunadi Sadikin.
JawaPos.com - Perundingan divestasi antara pemerintah dan PT Freeport Indonesia disinyalir telah mengalami kemajuan. Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya telah melampaui significant milestone dua minggu lalu. Namun, sesuai prosedur Budi tidak dapat membeberkan isi kesepakatan yang disebutnya dengan non-disclosure agreement.
"Saya tanda tangan non-disclosure agreement, kalau saya ngomong isinya apa saya bisa masuk penjara. Namun, significant milestones sudah terlampaui sekitar dua minggu yang lalu," tutur Budi di Graha CIMB Niaga, Senin (4/6).
Diakui Budi, transaksi divestasi Freeport memang rumit. Lantaran, pemerintah harus menuntaskan perjanjian jual beli 40 persen Participating Interest (PI) Rio Tinto di Freeport Indonesia.
Dengan kata lain, Inalum harus terlebih dahulu membeli 40 persen hak partisipasi milik Rio Tinto tersebut baru dikonversikan menjadi kepemilikan saham PTFI dan digabungkan dari pembelian saham dari Freeport-McMoRan (FCX).
Adapun, valuasi PI Rio Tinto dibagi dua periode yakni 2018-2022 dan 2022-2041. Sejatinya proses negosiasi divestasi Freeport sudah rampung sejak April 2018 namun Budi mengaku enggan terburu-buru. Alasannya, ia ingin transaksi yang benar dan jelas.
"Kita mending transaksi benar bukan terburu-buru tapi tidak benar," jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
