
PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menggelar ajang tahunan Technology Innovation Seminar (TIS) 2025.
JawaPos.com - PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menggelar ajang tahunan Technology Innovation Seminar (TIS) 2025, sebagai upaya memperkuat inovasi perusahaan negara guna memacu daya saing industri aluminium nasional. Direktur Operasi INALUM, Ivan Emirsyam menyampaikan, TIS bukan sekadar ajang kompetisi ide, tetapi representasi dari semangat perubahan yang tumbuh di seluruh lini INALUM.
"Melalui inovasi, kita menajamkan daya saing, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dan green industry. Dari TIS, lahir gagasan-gagasan yang membawa INALUM selangkah lebih maju menuju standar global," ujarnya dikutip Sabtu (15/11).
Dia mengatakan, lewat ajang ini pihaknya berkomitmen untuk memastikan setiap ide inovatif tidak berhenti di tahap kompetisi. Beberapa produk inovasi yang berasal dari TIS telah berhasil diaplikasikan dalam operasional perusahaan.
Misalnya, dalam operasional peleburan, perusahaan milik negara sektor pengolahan aluminium ini telah melakukan peningkatan tungku dari 195 kiloAmpere (kA) menjadi 235 kA, yang meningkatkan produksi molten metal hingga 110 ton per tungku setiap tahun. Selain itu ada pula inovasi berupa modifikasi turbin, rod straightening machine, konversi BBM ke gas alam, dan peningkatan cover pot.
Ia menyampaikan, TIS 2025 yang diselenggarakan pada Rabu (12/11) di Sumatera Utara ini menegaskan langkah INALUM untuk memperkuat budaya inovasi guna mewujudkan visi besar perusahaan menjadi pionir industri aluminium nasional yang berkelas dunia. Pihaknya mencatatkan produksi aluminium sebesar 265.546 metric ton (MT) pada akhir tahun 2024 atau melewati capaian tertinggi sebelumnya pada 2014 sebesar 264.474 MT.
Selain produksi, INALUM juga mencatatkan penjualan aluminium tertinggi sebesar 263.195 MT atau melampaui rekor sebelumnya pada 2013 sebesar 260.651 MT. INALUM juga berhasil meraih peringkat Quadrant 1 dalam World-Class Smelter Cost Management dari Wood Mackenzie, yang mencerminkan keunggulan operasionalnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
