
Ilustrasi SPBU Pertamina di Surabaya. Pertamina membagikan tips untuk mengisi BBM dengan aman di SPBU. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sejumlah kasus kendaraan tiba-tiba mogok atau brebet usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite di SPBU wilayah Jawa Timur, tak dipungkiri sempat membuat masyarakat merasa was-was.
Pertamina melalui anak perusahaannya, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus pun tak tinggal diam.
Berbagai upaya dilakukan, seperti mendirikan posko pengaduan kendaraan brebet hingga menunjuk bengkel rekanan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyebut pihaknya telah melakukan pengawasan harian di seluruh SPBU untuk menjamin kualitas dan kuantitas BBM.
“Kami melakukan pengecekan setiap hari, mulai dari uji takaran nozzle, pengecekan warna dan densitas BBM, hingga kadar air. Hasil pengujian juga bisa dilihat di lemari display di seluruh SPBU,” tutur Ahad di Surabaya, Rabu (12/11).
Terpenting, pastikan bahwa setiap membeli BBM di SPBU Pertamina, masyarakat selaku konsumen mendapat struk pembelian. “Tidak boleh ada alasan teknis untuk tidak memberikan bukti transaksi," tegasnya.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melapor apabila menemukan kejanggalan saat pengisian BBM di SPBU Pertamina. Bagaimana pun, transparansi dan menjamin kualitas BBM di SPBU adalah tanggung jawab Pertamina.
“Pertamina membuka kanal pengaduan terbuka. Laporkan lewat via Pertamina Call Center 135 atau Email pcc135@pertamina.com atau DM Instagram @pertamina.135 dengan menyertakan bukti transaksi. Kami pastikan akan ditindaklanjuti,” ucap Ahad.
Sebagai langkah antisipasi, berikut cara aman membeli BBM di SPBU Pertamina:
1. Isi di SPBU resmi
Pastikan mengisi BBM di SPBU berlogo Pertamina atau penyalur berizin resmi. Hindari membeli BBM eceran di pinggir jalan.
2. Perhatikan nozzle dan jenis BBM
Sesuaikan warna dan jenis nozzle dengan kebutuhan kendaraan, misalnya hijau untuk Pertalite, merah untuk Pertamax.
3. Cek angka meteran nol
Pastikan angka pompa menunjukkan nol sebelum pengisian dimulai.
4. Perhatikan kondisi BBM
BBM berkualitas tampak jernih dan tidak berbau menyengat. Laporkan jika tampak keruh.
5. Selalu Minta struk pembelian
Struk jadi bukti transaksi resmi, penting untuk klaim atau pengaduan bila terjadi sesuatu.
6. Catat waktu dan lokasi isi BBM
Data ini berguna bila ada masalah pada kendaraan setelah pengisian.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
