Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 21.20 WIB

Generasi Muda jadi Kunci Perbaikan Kebijakan Energi Masa Depan

lomba debat mahasiswa bertema Generasi Emas 245: Berkarya untuk Mewujudkan Transisi Energi, di Gedung Elnusa, Rabu (5/2). - Image

lomba debat mahasiswa bertema Generasi Emas 245: Berkarya untuk Mewujudkan Transisi Energi, di Gedung Elnusa, Rabu (5/2).

JawaPos.com - Generasi muda adalah salah satu komonen utama dalam mengejar cita-cita swasembada energi untuk jangka panjang. Jika sejak dini konsep ketahanan energi dipahami maka bukan tidak mungkin generasi muda bakal jadi motor penggerak transisi menuju ketahanan energi.

Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Lana Saria mengungkapkan, generasi yang akan datang memiliki peluang dalam mewujudkan kebijakan energi yang jauh lebih baik, sesuai perkembangan teknologi dan globalisasi. Salah satu pemahaman untuk generasi muda yang sedang digencarkan oleh pemerintah adalah tentang transisi menuju Energi Baru Terbarukan (EBT).

Lana menjelaskan, total kapasitas terpasang pembangkit EBT pada tahun 2024 mencapai 15 GW atau 15 persen dari total pembangkit sebesar 101 GW. “Pada periode 2025-2034 direncanakan penambahan 71 GW pembangki,t dimana 72 persennya berasal dari EBT dan energy storage," jelas Lana membuka lomba debat mahasiswa bertema Generasi Emas 245: Berkarya untuk Mewujudkan Transisi Energi, di Gedung Elnusa, Rabu (5/2).

Selain itu, penggunaan biodiesel juga terus ditingkatkan. Produksi biodiesel tahun 2024 mencapai 13,15 juta KL untuk pelaksanaan program B35. Program ini dapat menghemat devisa sebesar USD 9,33 miliar atau Rp 147,5 triliun.

"Mulai tahun 2025 program mandatori ini meningkat menjadi B40," kata Lana.

Lana mewakili pemerintah berharap melalui debat ini, para peserta tidak hanya menunjukkan kecakapan berbicara dan berargumentasi, tetapi juga mampu memperlihatkan pemahaman mendalam tentang isu-isu energi yang kompleks.

Keluar sebagai juara dalam lomba debat ini adalah Tim Pertamina dari Universitas Pertamina setelah unggul dari Santai Well dari Institut Teknologi PLN.

Sebelum bertemu Santai Well, Tim Pertamina melaju ke babak final setelah mengungguli Tiryata dari UPN Veteran Jakarta. Sementara Santai Well, IT PLN sukses mengalahkan Sigmaxxim dari Universitas Diponegoro.

Tiryata UPN Veteran Jakarta dan Sigmaxxim Universitas Diponegoro ditetapkan sebagai pemenang juara 3 bersama.

Hidayat Tantan selaku Direktur Utama PT Visi Dunia Energi, menyatakan Tim Pertamina berhasil menjadi juara dengan keunggulan sangat tipis. Menurutnya hal itu menunjukkan kemampuan para finalis sebenarnya setara dan punya pemahaman komperehensif terhadap tema-tema debat yang disiapkan panitia.

"Pemahaman tema debat tentang transisi energi berhasil dikuasai dengan baik oleh para peserta. Namun dewan juri tetap harus memilih mana yang lebih unggul dari berbagai parameter yang telah ditetapkan," kata Tantan.

Dewan juri yang terdiri dari Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif Reforminer Institute; Ali Ahmudi Achyak, Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS); Rachman Ridatullah, Dosen Program Studi Manajemen Produksi Media, Fikom Universitas Padjadjaran; serta Hudi D. Suryodipuro, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas.

Hudi yang bertindak sebagai juri tamu dari pemerintah dan praktisi sektor energi mengapresiasi acarai ini. "Kepada adik-adik mahasiswa, juga menjadi ajang para mahasiswa untuk beradu argumentasi terkait konsep-konsep mereka menyikapi tantangan sumber daya alam ke depannya. Semoga bisa diteruskan ke depannya," kata Hudi.

Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS), Ali Ahmudi Achyak menyatakan, keempat tim yang berlaga hari ini sudah mampu menunjukkan kemampuan luar biasa dalam berdebat dan penguasaan tema dari debat. "Penilaian sangat ketat dan perbandingannya tipis sekali," ujar Ali.

Ada enam tema yang dikupas secara mendalam para peserta debat di babak empat besar mulai dari penggunaan energi fosil di era transisi energi, peran perbankan dalam membiayai pengembangan green energy, peran SDM dalam transisi energi Indonesia; kebijakan pemerintah dalam wujudkan ketahanan energi; pengembangan EBT; serta, hilirisasi.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore