
ILUSTRASI. Areal wilayah kerja pertambangan batu bara. (istimewa)
JawaPos.com – Perusahaan yang bergerak di bidang mineral dan batu bara harus memberikan manfaat kepada masyarakat. Oleh karena itu, menurut Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, pemerintah sangat mengapresiasi perusahaan yang menyelenggarakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Yuliot Tanjung, mengatakan bahwa program PPM dapat memberikan kontribusi di berbagai aspek seperti pendidikan, sosial, budaya, pembangunan infrastruktur dan perekonomian daerah di sekitar lokasi pertambangan. Demikian dia sampaikan dalam sambutannya di ajang Tamasya (Tambang Mensejahterakan Masyarakat) Award, yang digelar di acara Minerba Expo 2024, di Jakarta, Selasa (26/11).
Pada acara yang digelar oleh Ditjen Minerba, Kementerian ESDM itu, Yuliot Tanjung lebih lanjut mengatakan, bahwa program PPM juga berdampak pada aspek keberlanjutan di sektor mineral dan batu bara. "Sebagaimana yang kita ketahui bersama, prioritas pemerintah adalah mengutamakan ketahanan nasional, yaitu ketahanan pangan, energi, dan melanjutkan hilirisasi untuk pemulaan sumber daya alam yang berkelanjutan," ujar Yuliot Tanjung, dikutip Kamis (28/11).
Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno, dalam kesempatan yang sama menambahkan, sektor mineral dan batu bara (minerba) telah memberikan kontribusi sekitar Rp 173 triliun, dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). "Kami selalu mengupayakan pengelolaan mineral dan batu bara yang ada di Indonesia, dapat dimanfaatkan dan memberikan dampak untuk ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. Diharapkan, bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah pertambangan dapat merasakan langsung program PPM yang optimal," ungkapnya.
Di acara tersebut, PT Kideco Jaya Agung (Kideco), anak perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk, meraih penghargaan Pengambangan dan Pemberdayaan Masyaraka, dalam kategori perusahaan batu bara skala besar dengan produksi diatas sepuluh juta ton. Direktur Legal and Corporate Affairs Kideco, Arif Kayanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan program PPM, yang antara lain dapat memberikan manfaat untuk masyarakat di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, tempat Kideco beroperasi.
"Melalui capaian dari berbagai program PPM, Kideco terus berupaya meningkatkan manfaat positif yang berkelanjutan bagi masyarakat khususnya di lingkar tambang. Penghargaan ini menjadi cambukan bagi kami untuk terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di Kabupaten Paser," kata Arif Kayanto.
Pada acara Minerba Expo, juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman Pembangunan Water Treatment, Perusahaan Umum Air Minum Tirta Kandilo, dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Paser.
Penandatanganan Nota Kesepahaman bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di lima desa, yang terletak di Kecamatan Batu Sopang, Kalimantan Timur yaitu Batu Kajang, Kasungai, Sungai Terik, Legai, dan Songka, dengan pemetik manfaat sebesar 32.412 jiwa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
