
Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Polishing Plant (WPP) di tambang emas Martabe, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (dok. PTAR)
JawaPos.com - Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Polishing Plant (WPP) di tambang emas Martabe memiliki kapasitas hingga 3.300 meter kubik per jam. Di sini, air dari TSF akan di-treatment terlebih dahulu sesuai baku mutu, sebelum dibuang ke lingkungan bebas. PTAR senantiasa memastikan air yang dibuang ke sungai telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
"Di sini, sebelum (air) dibuang ke lingkungan, Ph kita kontrol. Kita gunakan beberapa bahan kimia. Kapur untuk mengontrol Ph, dan hidrogen peroksida untuk mengontrol kadar sianida," tutur Mathius Rinding selaku Superintendent Processing PTAR.
Setiap bulan, PTAR bersama perwakilan dari masyarakat juga melakukan sampling terpadu. Sampel diambil dan dikirim ke Jakarta. Hasilnya disaksikan semua pihak secara transparan. Tak hanya dari WPP, pengambilan sampling secara harian dan bulanan juga dilakukan di Sungai Batang Toru untuk memastikan lingkungan tetap lestari.
WSF Berdayakan Masyarakat
Menjadi perusahaan pertambangan emas terbaik di Indonesia dalam aspek keamanan, keanekaragaman hayati, dan penerapan teknologi merupakan misi baru Martabe 'Menjadi Kebanggaan Bangsa 2030'. Untuk itu, tak hanya di eksplorasi dan pengolahan, fasilitas penunjang (low land) di Martabe juga didesain dengan memperhatikan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Hal ini dapat dilihat salah satunya dari Waste Sorting Facility (WSF), tempat pemilahan dan pengolahan sampah domestik (non-B3) yang dimiliki Martabe.
Areal pengolahan di tambang emas Martabe, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Joko Tri Atmojo selaku Senior Supervisor Environmental Reporting & Technical Support PTAR menjelaskan, Martabe membangun fasilitas pemilahan dan pengolahan sampah ini pada 2021, dan mulai mengoperasikannya pada Oktober 2022. Di fasilitas ini, terdapat konveyor untuk membantu proses pemilahan sampah serta mesin pencacah kayu palet. Selain itu, ada pula fasilitas pengolahan kompos dan maggot.
Dengan adanya fasilitas WSF ini, sebanyak 60-70 persen sampah bisa dikelola secara mandiri. Sedangkan 30-40 persen sisanya dibuang ke TPST Aek Sirara, Batang Toru, milik Pemkab Tapanuli Selatan. Setiap hari, sampah domestik yang dihasilkan dari wilayah kerja Martabe mencapai 800 kg hingga 2 ton.
"Sebagai bentuk keberpihakan pada masyarakat sekitar, kita gandeng ICB, Imajinasi Cerdas Berkarya," kata Joko.
Ketua ICB, Masrul mengaku banyak manfaat yang didapat masyarakat secara umum, dan khususnya kelompoknya dari Martabe. Sebelumnya, Masrul dan kawan-kawan mengelola sampah di TPST Aek Sirara dengan hasil yang tidak seberapa. Setelah ikut mengelola sampah di WSF milik Martabe, jumlah orang yang diberdayakan bertambah dari yang tadinya empat orang menjadi 12 orang.
"Sebulan bisa Rp 6-14 juta manfaat yang diterima ICB sebagai mitra pengelola," tuturnya.
Senior Supervisor Environmental Reporting & Technical Support PT Agincourt Resources, Joko Tri Atmojo, memberikan penjelasan kepada awak media.
Dengan menjalankan bisnis yang berkelanjutan, tak heran jika PTAR mendapat banyak penghargaan. Sepanjang 2023, PTAR memperoleh 37 penghargaan skala lokal, nasional, dan internasional atas komitmen terhadap keberlanjutan. PTAR juga diganjar PROPER Hijau dari KLHK. PTAR juga mendapatkan dua sertifikasi The International Organization for Standardization (ISO) 45001: 2018 terkait kinerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta ISO 14001: 2015 terkait Sistem Manajemen Lingkungan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
