Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 September 2022 | 19.25 WIB

Presiden Tegaskan Tak Ada Penghapusan Golongan 450 VA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tol Cibitung-Cilincing dan Serpong-Balaraja, Selasa (20/9). (Antara) - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tol Cibitung-Cilincing dan Serpong-Balaraja, Selasa (20/9). (Antara)

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, tidak ada rencana pemerintah untuk penghapusan golongan pelanggan listrik dengan daya 450 VA. Presiden juga memastikan tidak ada perubahan daya atau migrasi dari 450 VA ke 900 VA.

"Tidak ada, tidak ada penghapusan untuk 450 (VA), tidak ada juga perubahan dari 450 VA ke 900 VA, tidak ada, nggak pernah, nggak pernah bicara seperti itu," kata Presiden Jokowi di pintu gerbang Gabus, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/9).

Wacana penghapusan golongan pelanggan daya 450 VA bermula dari usulan Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah. Ia menjelaskan bahwa permasalahan listrik saat ini bukanlah soal subsidi atau salah sasaran.

Menurutnya, masalahnya adalah kelebihan suplai yang memberatkan keuangan negara yaitu sekitar 41 gigawatt (GW) pada 2030 seiring dengan penerapan energi baru terbarukan (EBT). Karenanya, untuk menyelaraskan antara suplai listrik dan permintaan listrik, Said menyarankan adanya penghapusan dan peningkatan golongan listrik alias migrasi dari 450 VA ke 900 VA.

"Tidak ada, saya sampaikan tidak ada, subsidinya untuk 450 VA tetap, tidak ada penghapusan 450 VA, tidak ada perubahan dari 450 VA ke 900 VA, tidak ada jangan sampai yang di bawah resah karena soal itu," kata Presiden dikutip dari Antara.

PT PLN (Persero) juga memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 VA. Pelanggan daya listrik tersebut juga tidak akan dialihkan ke golongan 900 VA, serta tidak akan ada perubahan tarif dasar listrik.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan bahwa selama ini, pemerintah dan PLN sebagai pelaksana mandat ketenagalistrikan tidak pernah melakukan pembicaraan ataupun diskusi mengenai perubahan daya listrik masyarakat. "Keputusan pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut," kata pria yang akrab disapa Darmo itu.

Darmo menegaskan, PLN terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah untuk melindungi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik. PLN memastikan pelayanan kelistrikan di Tanah Air tetap andal dan optimal.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore