Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 September 2023 | 03.15 WIB

Prospek Baterai EV Beri Angin Segar, Peringkat Kredit Antam Naik jadi BB+

ILUSTRASI SPKLU PLN. - Image

ILUSTRASI SPKLU PLN.

JawaPos.com - Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Elisabeth RT Siahaan mengatakan, meningkatnya credit rating perseroan merefleksikan adanya peningkatan prospek bisnis pengembangan hilirisasi nikel untuk rantai industri baterai kendaraan listrik (EV Battery) dan bisnis emas perseroan. Sebagai informasi, S&P Global menaikkan corporate credit rating untuk Antam dari sebelumnya B+ (outlook positif) menjadi BB+ (outlook stabil) pada tahun 2023, sebagaimana keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (27/9).

"Peningkatan rating sejalan dengan strategi keberlanjutan bisnis Antam dalam optimalisasi pada aspek operasi dan keuangan perseroan. Dalam menjalankan operasi, perseroan senantiasa melaksanakan operational excellence, dan berfokus dalam upaya pengelolaan biaya yang cermat melalui pelaksanaan program-program efisiensi yang tepat," ujar Elisabeth.

Ia mengatakan, pengembangan rantai industri EV Battery perseroan merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan menguatkan posisi Indonesia dalam rantai industri EV Battery di tingkat global. "Selain itu, pertumbuhan profil kredit Antam meningkat seiring dengan pengelolaan likuiditas perusahaan yang memadai dan tetap solid di tengah tantangan harga komoditas global," ujar Elisabeth.

Dalam laporannya, S&P berkeyakinan pemerintah Indonesia akan terus mendukung Antam, seiring tujuan pemerintah mengelola dan mengonsolidasi aset tambang strategis melalui MIND ID. Ini sebagai upaya mengelola kepentingan dalam industri pertambangan domestik, terutama dalam kaitannya dengan kebijakan Sumber Daya Alam (SDA) untuk kepentingan nasional.

Elisabeth melanjutkan, peningkatan credit rating tersebut didukung implementasi strategi operasional yang tepat untuk mendukung pertumbuhan profitabilitas perseroan pada semester I 2023. "Posisi likuiditas keuangan perseroan cenderung baik, tercermin dari posisi arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi senilai Rp 1,69 triliun pada semester I- 2023, atau tumbuh 96 persen year-on-year (yoy) dibandingkan periode sama 2022 yang senilai Rp 861,32 miliar," Elisabeth.

Adapun capaian tersebut memperkokoh struktur keuangan perseroan, tecermin dari posisi saldo kas dan setara kas pada semester I 2023 yang senilai Rp 6,58 triliun. Angka ini tumbuh signifikan 104 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun 2022 yang senilai Rp 3,23 triliun.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore