JawaPos Radar

Respons Meikarta Saat KPK Bongkar Dugaan Kasus Suap Terkait Perizinan

16/10/2018, 18:40 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Respons Meikarta Saat KPK Bongkar Dugaan Kasus Suap Terkait Perizinan
()
Share this

JawaPos.com - Pengembang PT Mahkota Sentosa Utama (PT MSU) yang mengerjakan hunian mega proyek Meikarta merespons pemberitaan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap pada aparat Pemda Kabupaten Bekasi yang melibatkan proyek properti terkait suap izin properti.

Kuasa Hukum PT MSU Denny Indrayana menegaskan menjunjung tinggi prinsip good corporate governance dan antikorupsi, sehingga telah dan terus berkomitmen menolak praktik-praktik korupsi, termasuk suap dalam berbisnis.

“Meskipun KPK baru menyatakan dugaan, kami sudah sangat terkejut dan amat menyesalkan kejadian tersebut,” ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (16/10).

Respons Meikarta Saat KPK Bongkar Dugaan Kasus Suap Terkait Perizinan
Direktur Operasional Lippo Grup, Billy Sindoro keluar dari ruang penyidik mengenakan rompi oranye setelah menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (16/10). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

Denny menjelaskan, langkah pertama pihaknya langsung melakukan investigasi internal yang independen dan obyektif untuk mengetahui apa sebenarnya fakta yang terjadi.

“Dalam hal memang ada penyimpangan atas prinsip antikorupsi yang menjadi kebijakan perusahaan, maka PT MSU tidak akan mentolerir, dan kami tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi dan tindakan tegas kepada oknum yang melakukan penyimpangan tersebut, sesuai ketentuan hukum kepegawaian yang berlaku,” tuturnya.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya juga menegaskan, bahwa perusahaan menghormati dan akan mendukung penuh proses hukum di KPK, serta akan bertindak kooperatif membantu kerja KPK untuk mengungkap tuntas kasus dugaan suap tersebut.

(mys/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up