
ilustrasi pengeboran migas
JawaPos.com - Harga minyak naik lebih dari 1 persen pada Senin (3/8) didorong data ekonomi Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Asia yang positif. Meski di lain pihak, investor tetap khawatir tentang meningkatnya kasus Covid-19 secara global dan kelebihan pasokan karena OPEC mulai mengurangi pengurangan pasokan.
Minyak mentah Brent ditutup pada USD 44,15 per barel, naik 63 sen, atau 1,5 persen. Minyak mentah US West Texas Intermediate (WTI) naik 74 sen, atau 1,8 peren, dan berakhir pada USD 41,01 per barel.
Institute for Supply Management melaporkan, aktivitas manufaktur AS meningkat ke level tertinggi dalam hampir 1-1,5 tahun pada bulan Juli, karena pesanan meningkat meskipun ada gelombang kedua Covid-19. Survei serupa menunjukkan aktivitas manufaktur di zona Euro diperluas bulan lalu untuk pertama kalinya sejak awal 2019. Sementara data manufaktur yang positif di Asia juga mendorong minyak.
"Sektor industri mengambil kembali dan itu pertanda baik untuk permintaan ke depan," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York, dikutip dari Reuters, Selasa (4/8).
Namun, para investor terus khawatir tentang pemulihan ekonomi karena meningkatnya kasus Covid-19. Jumlah infeksi diketahui mencapai hampir 18 juta secara global. Lebih banyak negara memberlakukan pembatasan baru atau memperluas pembatasan yang ada dalam upaya untuk mengendalikan pandemi.
Prospek kelebihan pasokan juga membebani harga minyak ketika Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, termasuk Rusia, bersiap untuk mengurangi pemotongan pasokan minyak sementara produksi serpih AS mulai meningkat.
"Saya pikir pertanyaannya akan tetap, karena OPEC mengurangi pengurangan produksi mereka, apakah kita akan terus melihat persediaan minyak di seluruh dunia menurun?" kata Andy Lipow atau Lipow Oil Associates.
Anggota OPEC+ telah memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari (bpd) sejak Mei. Bulan ini, pemotongan akan berkurang menjadi 7,7 juta barel per hari hingga Desember. Sumber terpercaya mengatakan, output kondensat minyak dan gas Rusia meningkat menjadi 9,8 juta barel per hari selama 1-2 Agustus, dari 9,37 juta barel per hari pada Juli.
https://www.youtube.com/watch?v=Y1cR5XcFTZE

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
