JawaPos Radar

KA Khusus Batu Bara Servo Railway Mulai Konstruksi November 2018

20/09/2018, 05:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
KA Khusus Batu Bara Servo Railway Mulai Konstruksi November 2018
Servo Railway, akan membangun jalur kereta api khusus sepanjang 150 kilometer (km) yang beroperasi dari Muara Enim, Lahat, hingga Ogan Ilir. (dok. Servo Railway for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Perusahaan swasta nasional yang berpengalaman dalam transportasi logistik batubara, Servo Railway, akan membangun jalur kereta api khusus sepanjang 150 kilometer (km) yang beroperasi dari Muara Enim, Lahat, hingga Ogan Ilir. Rencananya, konstruksi proyek ini dimulai pada November 2018.

Pembangunan akan dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama, membangun sistem jalur ganda (double track) yang ditargetkan beroperasi pada 2020. Kedua, double track tersebut ditingkatkan menjadi jalur ganda rangkap (double double track) yang ditargetkan beroperasi pada 2024.

Jalur ini diharapkan bisa mengangkut 50 juta ton batu bara dari perusahaan afiliasi pada tahun pertama operasi. Nantinya, ketika jalur ganda rangkap beroperasi, kapasitas angkutnya ditaksir mencapai 200 juta ton batu bara per tahun.

KA Khusus Batu Bara Servo Railway Mulai Konstruksi November 2018
Nantinya, ketika jalur ganda rangkap beroperasi, kapasitas angkutnya ditaksir mencapai 200 juta ton batu bara per tahun. (dok. Servo Railway for JawaPos.com)

Kemarin Rabu (19/9), Servo Railway telah mengonsolidasikan rencana pembangunan proyek kereta api khusus pengangkut batu bara ini. Konsolidasi dilakukan dalam rangka kesepakatan awal antara Servo Railway dan calon kontraktor utama, subkontraktor, maupun vendor dari dalam dan luar negeri.

Sebagai simbol kolaborasi, pada acara tersebut telah dipasang rel double track sepanjang satu kilometer. Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas rencana proyek ini.

Alex berharap, proyek kereta api khusus ini bisa segera beroperasi. Sebab, pemanfaatan batu bara sebagai sumber energi nasional berpacu dengan waktu.

"Hanya punya waktu 10-20 tahun lagi," kata Alex melalui keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Kamis (20/9).

Selain Alex, hadir dalam agenda tersebut sejumlah mitra strategis Servo Railway seperti PT Bukit Asam (Persero) Tbk dan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Direktur Operasional PT BA Suryo Eko Hadianto pun menyatakan siap mendukung dan memanfaatkan proyek Servo Railway ini.

Kepala Divisi Regional III PT KAI Hendy Helmy menyatakan, proyek ini akan memangkas waktu tempuh sekaligus meningkatkan kapasitas angkut batu bara pada jalur Tanjung Enim Baru-Tarahan. Sementara itu, Direktur Infrastruktur PT Pembangunan Perumahan (Persero) Thoha Fauzi mengatakan, PT PP sebagai calon kontraktor utama berkomitmen memberikan sumer daya terbaik untuk pengerjaan proyek ini.

(est/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up