Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 April 2019 | 03.14 WIB

Ucapan Selamat Pemimpin Dunia Untuk Jokowi yang Bikin Investor Asing Yakin

Photo - Image

Photo




JawaPos.com - Pemilihan Umum 2019 telah berakhir. Meski hasil penghitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum resmi diumumkan, namun para lembaga survei kompak mengunggulkan Paslon 01 Joko Widodo- Ma’ruf Amin sebagai pemenangnya. Para investor, baik asing maupun dalam negeri pun memberikan respons positif.


Hal itu tercermin dari nilai kapitalisasi sepanjang Pemilu yang meningkat 1,58 persen. Satu hari usai pemilu, tepatnya pada Kamis  (18/4) pagi, IHSG dibuka menguat 87,30 poin atau 1,34 persen ke level 6.568, hingga perdagangan sore ini, IHSG naik 25,6 poin atau 0,39 persen ke 6.507,22.


Meski tidak secara gamblang mendeklarasikan kemenangannya, Jokowi mengaku telah mendapat ucapan selamat dari para pemimpin dunia. Jumlahnya pun mencapai 22 pemimpin negara. Nama-nama yang disebut Jokowi, di antaranya Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad, dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.


“22 Negara lainnya telah memberikan ucapan selamat atas berlangsungnya pesta demokrasi besar di negara kita pileg maupun Pilpres. Beliau ucapkan selamat  untuk masyarakat indonesia dan juga kepada Jokowi, dan Kyai Maruf Amin atas keberhasilan pemilu 17 April kemarin,” kata Jokowi di Plataran Menteng, Jakarta.


Ucapan selamat pemimpin dunia memang tidak bisa disepelekan. Ekonom INDEF Bhima Yudistira menilai hasil hitung cepat lembaga survei memang turut mempengaruhi keputusan investor. Namun, ucapan para pemimpin dunia punya andil yang penting terutama untuk investor asing.


“Kalau kita lihat juga investor menunggu respons dari para pemimpin dunia, dan sekarang sudah lebih dari 20 negara menyatakan ucapan selamat kepada Pak Jokowi walaupun masih versi Quick Count, tapi ini kan gak main-main,” jelasnya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (19/4).


“Makanya itu lah yang membuat investor utamanya investor asing kemarin yang sempat wait and see, sekarang (dana) mereka banjir masuk ke pasar Indonesia, nett buy nya kan sudah Rp 1,18 triliun,” lanjutnya.


Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia meyakini tidak ada lagi aksi wait and see yang dilakukan oleh para investor pasca pemilu. Sebab, investor lebih mengutamakan sikap yang rasional terhadap pemilu kali ini. Kendati begitu, Sri Mulyani meminta para kandidat untuk tetap bersabar hingga proses penghitungan suara selesai, sehingga stabilitas perekonomian tetap terjaga.


“Wait and see yang dianggap menjadi salah satu faktor yang mengurangi daya investasi di Indonesia itu sekarang dianggap tidak ada. Jadi yang paling penting, penyelesaian tentang pengumuman secara resmi dan kita tetap menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia,” ungkapnya di Kompleks Istana, Jakarta.





Editor: Saugi Riyandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore