
Photo
JawaPos.com - Pemilihan Umum 2019 telah berakhir. Meski hasil penghitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum resmi diumumkan, namun para lembaga survei kompak mengunggulkan Paslon 01 Joko Widodo- Ma’ruf Amin sebagai pemenangnya. Para investor, baik asing maupun dalam negeri pun memberikan respons positif.
Hal itu tercermin dari nilai kapitalisasi sepanjang Pemilu yang meningkat 1,58 persen. Satu hari usai pemilu, tepatnya pada Kamis (18/4) pagi, IHSG dibuka menguat 87,30 poin atau 1,34 persen ke level 6.568, hingga perdagangan sore ini, IHSG naik 25,6 poin atau 0,39 persen ke 6.507,22.
Meski tidak secara gamblang mendeklarasikan kemenangannya, Jokowi mengaku telah mendapat ucapan selamat dari para pemimpin dunia. Jumlahnya pun mencapai 22 pemimpin negara. Nama-nama yang disebut Jokowi, di antaranya Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad, dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong.
“22 Negara lainnya telah memberikan ucapan selamat atas berlangsungnya pesta demokrasi besar di negara kita pileg maupun Pilpres. Beliau ucapkan selamat untuk masyarakat indonesia dan juga kepada Jokowi, dan Kyai Maruf Amin atas keberhasilan pemilu 17 April kemarin,” kata Jokowi di Plataran Menteng, Jakarta.
Ucapan selamat pemimpin dunia memang tidak bisa disepelekan. Ekonom INDEF Bhima Yudistira menilai hasil hitung cepat lembaga survei memang turut mempengaruhi keputusan investor. Namun, ucapan para pemimpin dunia punya andil yang penting terutama untuk investor asing.
“Kalau kita lihat juga investor menunggu respons dari para pemimpin dunia, dan sekarang sudah lebih dari 20 negara menyatakan ucapan selamat kepada Pak Jokowi walaupun masih versi Quick Count, tapi ini kan gak main-main,” jelasnya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (19/4).
“Makanya itu lah yang membuat investor utamanya investor asing kemarin yang sempat wait and see, sekarang (dana) mereka banjir masuk ke pasar Indonesia, nett buy nya kan sudah Rp 1,18 triliun,” lanjutnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia meyakini tidak ada lagi aksi wait and see yang dilakukan oleh para investor pasca pemilu. Sebab, investor lebih mengutamakan sikap yang rasional terhadap pemilu kali ini. Kendati begitu, Sri Mulyani meminta para kandidat untuk tetap bersabar hingga proses penghitungan suara selesai, sehingga stabilitas perekonomian tetap terjaga.
“Wait and see yang dianggap menjadi salah satu faktor yang mengurangi daya investasi di Indonesia itu sekarang dianggap tidak ada. Jadi yang paling penting, penyelesaian tentang pengumuman secara resmi dan kita tetap menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia,” ungkapnya di Kompleks Istana, Jakarta.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
