
Ilustrasi pesawat Wings Air
JawaPos.com - Momen yang ditunggu masyarakat akhirnya datang. Mulai Mei 2019, maskapai Wings Air berencana melayani penerbangan dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, tujuan Maratua di Kepulauan Derawan. Penerbangan yang menggunakan pesawat jenis ATR 72-500/600 itu akan tersedia dua kali sepekan, yakni Kamis dan Minggu.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi mengatakan, realisasi rute Samarinda-Maratua merupakan keinginan Gubernur Kaltim Isran Noor. Beliau menginginkan agar akses transportasi udara ke Maratua menjadi lebih mudah.
“Untuk menjawab keinginan itu, saya bersama Kadishub Kaltim bertemu dengan direksi Lion Air Group untuk rencana penerbangan tersebut,” ujarnya kepada Kaltim Post (Jawa Pos Grup), Senin (15/4).
Menurutnya, permintaan itu direspons sangat baik, sehingga secepatnya bisa direalisasikan. Dia mengungkapkan, seluruh proses sudah selesai. Saat ini, tinggal menunggu administrasi dari Wings Air ke UPBU APT Pranoto dan Bandara Maratua.
“Untuk menunjang jumlah wisatawan di Berau, ke depan dihadirkan jadwal Samarinda-Maratua setiap hari,” tegasnya.
Rute baru ini tentunya memperlihatkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pengelola bandara, dan maskapai. Sebelumnya, pada 5 April 2019, Lion Air juga membuka rute Samarinda-Jogjakarta (PP) dengan penerbangan setiap hari. Lalu, 18 April 2018 mendatang, NAM Air juga melayani penerbangan Pontianak-Banjarmasin-Samarinda (PP).
Jika bulan depan hadir penerbangan Samarinda-Maratua (PP), maka jumlah penerbangan di bandara teranyar Kaltim sudah mencapai 46 movement setiap harinya. “Untuk rute Pontianak sebenarnya tidak baru, karena rute utamanya ke Banjarmasin namun connecting-nya ke Pontianak. Sehingga untuk ke Pontianak dari Samarinda tidak melalui Jakarta, bisa langsung ke ibu kota Kalbar,” tuturnya.
Dodi mengatakan, APT Pranoto merupakan gerbang utama Samarinda. Kalau bandara ini terus berkembang, maka Kota Tepian akan semakin berkembang. Mulai dari okupansi hotel, restoran, perdagangan dan sebagainya akan bertambah.
“Bandara APT Pranoto memberi efek yang positif untuk Samarinda, dengan terbukanya rute-rute baru bisa menggenjot perekonomian daerah,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
