
Pengunjung membeli minyak goreng kemasan di Pusat Perbelanjaan, Jakarta, Jumat (18/3/2022). Imbas Pemerintah mencabut kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng berdampak pada daya beli masyarakat menurun karena melambungnya harga dipasaran diba
JawaPos.com – Makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor penting yang menunjang kinerja industri pengolahan nonmigas. Pada kuartal I 2022, mamin menyumbang lebih dari sepertiga atau 37,77 persen dari PDB pengolahan nonmigas.
"Peran sektor industri makanan dan minuman ini akan memberikan dampak signifikan terhadap industri pengolahan nonmigas maupun PDB nasional," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika di kantor Kementerian Perindustrian Selasa (5/7).
Putu menambahkan, industri mamin tumbuh 3,75 persen pada kuartal I 2022 atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan kuartal I 2021 yang terkerek 2,45 persen. Ditinjau dari sisi perdagangan internasional, ekspor di tiga bulan pertama menembus USD 10,92 miliar (termasuk minyak kelapa sawit) dan mengalami neraca perdagangan yang positif bila dibandingkan dengan impor pada periode yang sama sebesar USD 3,92 miliar.
"Dari sisi investasi, realisasinya mencapai Rp 19,17 triliun, terdiri atas PMDN sebesar Rp 9,34 triliun dan USD 684,98 juta untuk PMA," bebernya.
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman mengatakan bahwa saat ini kondisi sektor mamin belum bisa kembali ke titik normal. Di tengah upaya pemulihan, pasar masih mendapatkan berbagai tekanan, mulai peningkatan tarif energi, logistik, hingga bahan baku dan sebagainya.
"Kalau dari penghitungan mekanisme pasar, seharusnya harga produk sudah ada penyesuaian. Tapi, industri saat ini memilih untuk memangkas margin keuntungan karena kami sadar saat ini daya beli masyarakat juga sedang tertekan. Sehingga penyesuaian harga tidak serta-merta dapat dilakukan," paparnya.
Dengan kondisi harus menahan harga untuk tidak naik, Adhi menyebutkan Gapmmi masih on track menetapkan proyeksi pertumbuhan tahun ini, yakni sekitar 5 persen. "Target tersebut angka aman karena biasanya kenaikan sektor mamin itu selalu di atas pertumbuhan ekonomi," ujar Adhi.
---
SEKTOR MANUFAKTUR DENGAN INVESTASI TERBESAR KUARTAL I 2022 (3 TERTINGGI)
PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN)
Sektor | Nilai
Mamin | Rp 9,7 triliun
Kimia dan farmasi | Rp 4,6 triliun
Logam dasar | Rp 2,6 triliun
PENANAMAN MODAL ASING (PMA)
Sektor | Nilai
Logam dasar | USD 2,5 miliar
Kimia dan farmasi | USD 0,85 miliar
Industri mamin | USD 0,68 miliar
Sumber: Kementerian Investasi

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
