
JELANG PUNCAK HAJI: Umat Islam dari berbagai negara melaksanakan tawaf di Masjidilharam (5/7). Besok (8/7) semua jemaah akan melaksanakan wukuf di Padang Arafah. (AFP)
JawaPos.com - Dana investasi patungan (joint fund) yang dibentuk pemerintah Arab Saudi siap mengucurkan pendanaan untuk start-up di Indonesia. Khususnya yang siap menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan umrah maupun haji.
Kesiapan itu disampaikan perwakilan Kementerian Komunikasi, Informatika, dan Teknologi Arab Saudi saat berkunjung ke Bali Jumat (2/9). Dalam kunjungan tersebut, mereka melakukan perjanjian kerja sama dengan Yayasan Nexticorn yang dibentuk mantan Menkominfo Rudiantara.
Dalam kesempatan itu disampaikan pesan dari Menteri Komunikasi, Informatika, dan Teknologi Saudi Abdullah Amer Alswaha. Dia begitu antusias untuk mendanai start-up dari penjuru dunia, termasuk Indonesia. Salah satu fokus Saudi adalah mencari start-up yang bisa menyiapkan teknologi di bidang penyelenggaraan umrah dan haji sehingga semakin memudahkan jemaah.
Pemerintah Saudi memperhatikan sampai saat ini masih sering terjadi penipuan dengan modus pengiriman jemaah umrah. Nah, start-up di bidang umrah itu tidak semata bertujuan mendulang profit. Tetapi juga menjalankan tugas membantu masyarakat agar beribadah umrah dengan aman dan nyaman. Salah satu yang dilirik Saudi adalah tiket.com.
Pengamat haji dari UIN Jakarta Ade Marfuddin mengatakan, cepat atau lambat, digitalisasi dalam penyelenggaraan umrah maupun haji tidak bisa dihindarkan. Digitalisasi itu bukan pada tataran ibadahnya. Tetapi lebih pada persoalan penyelenggaraan atau perjalanannya. ”Misalnya, masyarakat bisa berangkat umrah dengan memesan langsung melalui aplikasi. Tanpa harus lewat travel seperti sekarang,” katanya kemarin (4/9).
Menurut dia, digitalisasi seperti itu juga menjadi agenda besar di pemerintah Saudi. Apalagi mereka sudah memasang Visi Saudi 2030 dengan menargetkan kunjungan jemaah umrah dan haji besar-besaran.
Ade menegaskan, digitalisasi penyelenggaraan umrah maupun haji di Indonesia tidak perlu dicap sebagai sesuatu yang menakutkan. Khususnya untuk biro atau travel umrah. Sebagian masyarakat tetap akan membutuhkan keberadaan travel untuk berangkat umrah.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
