Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Oktober 2019 | 05.23 WIB

Industri Baja dan Bencana Palu Sumbang Kenaikan Kredit Macet BCA

Bank BCA - Image

Bank BCA

JawaPos.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan non performing loan (NPL) gross atau kredit macet kotor sebesar 1,6 persen sampai triwulan III 2019. Angka ini naik 0,2 persen dibandingkan periode yang sama 2018 atau year on year (yoy) sebesar 1,4 persen.

Posisi kredit macet sampai triwulan III 2019 berada angka Rp 9,442 triliun, naik dari Rp 7,623 triliun. Sebagian besar kredit macet disumbang oleh komersial dan SME sebesar 38,9 persen, korporasi 36,6 persen, dan konsumer 24,2 persen.

"Sudah menjadi rahasia umum. NPL di kami berasal dari industri baja, saya tidak perlu sebut perusahaannya. Sebenarnya itu kena kecil, bank lain kenanya besar," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja kepada wartawan di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Senin (28/10).

Bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, disebut Jahja juga menyumbang kenaikan NPL di BCA. Hal itu di luar ekspektasi dan mengakibatkan banyak kredit yang tidak bisa dibayar atau dikumpulkan.

"Itu di luar ekspektasi kita. Sehingga banyak kredit macet di sana (Palu) yang tidak bisa kita kumpulkan, sehingga ini menambah NPL, faktor lainnya masih normal," jelasnya.

Pertumbuhan kredit BCA sampai triwulan III 2019 tercatat sebesar Rp 585,491 triliun. Naik secara year to year (yoy) 10,9 persen dibanding periode yang sama di 2018 pada angka Rp 527,880 triliun.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore