Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Agustus 2021 | 21.16 WIB

Jokowi Dorong Digitalisasi UMKM dan Ekonomi Hijau

Perajin keramik menyelesaikan pembuatan keramik di workshop Damdam Keramik Studio di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (24/1/2021). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UMK akan melanjutkan program pemberian bantuan kepada pelaku us - Image

Perajin keramik menyelesaikan pembuatan keramik di workshop Damdam Keramik Studio di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (24/1/2021). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UMK akan melanjutkan program pemberian bantuan kepada pelaku us

JawaPos.com – Digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) disebut Presiden Joko Widodo sebagai salah satu strategi mendongkrak ekonomi Indonesia. Namun, hingga saat ini baru 15,5 juta UMKM yang masuk platform digital dan lokapasar.

Jokowi mengatakan, transformasi akan terus didorong agar makin banyak UMKM yang masuk platform digital. Sebab, masih banyak UMKM yang belum merambah dunia digital. ”Kita memiliki kurang lebih 60 juta UMKM,” katanya. Platform digitalisasi yang disasar tak hanya berskala nasional.

Jokowi berharap ada UMKM yang bisa masuk platform global. Dengan begitu, jangkauannya makin luas.

Presiden juga menyinggung Undang-Undang Cipta Kerja. Menurut dia, UU itu adalah sebuah reformasi struktural. Dampak yang diharapkan adalah terbangunnya sebuah kecepatan transformasi. Selain itu, menurut Jokowi, pemerintah telah membuat sistem perizinan elektronik online single submission (OSS) guna memberikan kemudahan perizinan bagi UMKM.

Dengan OSS, UMKM bisa membuat nomor induk berusaha (NIB) di mana saja dengan waktu yang lebih cepat. ”Sehingga usaha-usaha kecil, usaha-usaha mikro kita semuanya bisa menjadi sebuah usaha yang memiliki NIB dan itu akan memudahkan akses ke perbankan,” tuturnya.

Jokowi juga menyampaikan program Mekaar yang merupakan pinjaman bagi usaha mikro dan telah ada sejak 2016. Saat ini peserta program Mekaar mencapai 10,8 juta nasabah. ”Ini sebuah lompatan yang sangat cepat. Kita harapkan memberikan dampak kenaikan tingkat pada usaha-usaha mikro di tanah air,” ujarnya.

Selain digitalisasi UMKM, Jokowi menyinggung masalah hilirisasi industri. Langkah konkret yang sudah dikerjakan adalah menghentikan ekspor bahan mentah sejumlah komoditas. Menurut dia, ke depan ekspor bahan mentah lain seperti nikel, bauksit, emas, tembaga, kelapa sawit, hingga turunannya dapat berubah menjadi ekspor barang setengah jadi. Lebih baik lagi apabila bisa menjadi barang jadi. ”Saya kira ekspor kita, ekspor besi baja kita dalam setengah tahun ini saja sudah berada di angka kurang lebih USD 10,5 miliar,” ucap mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

Jokowi juga tertarik pada ekonomi hijau. Menurut dia, pemerintah berencana membangun green industrial park dengan output berupa produk hijau. Dia berharap produk hijau akan menjadi kekuatan besar Indonesia. ”Kita tahu semuanya bahwa masa depan produk-produk hijau itu sangat-sangat menjanjikan dan kita memiliki kesempatan yang besar dalam hal ini,” tuturnya.

Dia menyebutkan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 ini, pemerintah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Terutama para ekonom dalam rangka meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi di Indonesia. ’’Pemikiran, gagasan yang dapat diterapkan berbasis riset, berbasis evidence, dan contoh-contoh praktis, resep-resep untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kita untuk bangkit kembali,” ucapnya.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi optimistis pemerintah akan mencapai target 30 juta UMKM bergabung dalam perdagangan digital. Jumlah pelaku usaha itu diharapkan bisa tercapai pada 2023. ”Kami optimistis target pemerintah untuk mendorong 30 juta UMKM on boarding ke platform digital pada akhir 2023 bisa tercapai,” ujar Mendag Lutfi saat menghadiri Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Pelangi Sulawesi secara virtual kemarin (26/8).

Mendag berharap hal tersebut dapat memicu kinerja sektor perdagangan dan membantu pemulihan ekonomi nasional.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore