Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 05.15 WIB

Kencangkan Fiskal, Menkeu Purbaya Patok Penerimaan Pajak Tembus Rp 2.908 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (21/7/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (21/7/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemerintah menargetkan pendapatan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 mencapai Rp 3.426 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan target tersebut tumbuh 6,8 persen dibandingkan outlook 2026 dengan rasio pendapatan negara sebesar 12,25 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Ia menjelaskan, target pendapatan negara tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kapasitas fiskal secara bertahap dan berkelanjutan.

“Yang kencang adalah penerimaan perpajakan, diperkirakan mencapai Rp 2.908 triliun. bukan pajak Rp 517,4 triliun, hibah Rp 7,0 triliun,” ujar Purbaya dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8).

Purbaya mengatakan, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) diproyeksikan mencapai Rp 517,4 triliun, sedangkan hibah ditargetkan sebesar Rp 7,0 triliun. 

Ia mengatakan kinerja penerimaan perpajakan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data terakhir yang dia sampaikan, pertumbuhan pengumpulan pajak telah mencapai 30 persen.

“Jadi jauh lebih baik dibanding tahun lalu dan ke depan saya pikir kita akan tetap bisa memperbaiki tax ratio kita secara signifikan,” ujarnya.

Purbaya mengatakan, untuk belanja pusat tahun 2027 akan diarahkan menuju belanja berkualitas dengan tetap menjaga kinerja pelayanan publik dan mendukung daya pilih masyarakat untuk mencapai keberlanjutan pembangunan. 

“Dari sisi perkembangan anggaran, anggaran BPP dicanakana 4,6 persen menunjukkan tren yang meningkat sejak tahun 2023 hingga RAPBN 2027,” ungkapnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore