
Kunjungan PM Thailand Anutin Charnvirakul di Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com - Perdana Menteri Kerajaan Thailand H.E. Anutin Charnvirakul menyoroti peluang untuk memperluas kerja sama ekonomi dengan Indonesia melalui sejumlah sektor strategis.
Menurutnya, hubungan kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun memiliki ruang untuk dikembangkan, tidak hanya dalam perdagangan, tetapi juga melalui ketahanan pangan, ekonomi halal, konektivitas transportasi, konektivitas keuangan, hingga ketahanan energi.
Pandangan tersebut disampaikan Anutin dalam keynote speech pada Indonesia–Thailand Business Forum yang digelar Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) bersama Board of Trade of Thailand. Forum tersebut mengangkat tema “Advancing the Indonesia–Thailand Strategic Partnership: Building Integrated Value Chains in Industry, Services, and the Halal Economy”.
Dalam forum tersebut, Anutin menyebut Indonesia dan Thailand sebagai dua ekonomi terbesar di ASEAN yang memiliki peluang sekaligus tanggung jawab untuk menjadi penggerak pertumbuhan kawasan.
“Hubungan kedua negara yang telah terjalin erat selama beberapa dekade kini perlu memasuki babak baru, tidak hanya mendorong peningkatan perdagangan, tetapi juga membangun rantai pasok yang lebih terintegrasi, mempercepat transfer teknologi, serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi kawasan ASEAN,” kata Anutin di Jakarta, dikutip (11/8).
Sektor pangan menjadi salah satu bidang yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan. Selain itu, ekonomi halal, konektivitas transportasi dan keuangan, serta ketahanan energi turut masuk dalam daftar sektor strategis yang dapat menjadi penggerak kolaborasi Indonesia dan Thailand.
Potensi kerja sama tersebut didukung oleh besarnya skala ekonomi kedua negara. Indonesia dan Thailand memiliki jumlah penduduk gabungan hampir 357 juta jiwa dengan produk domestik bruto lebih dari USD 2 triliun pada 2025.
Pada tahun yang sama, perdagangan bilateral Indonesia dan Thailand mencapai USD 17,67 miliar. Dari sisi investasi, Thailand mencatatkan investasi sebesar USD 525,6 juta di Indonesia, sementara investasi Indonesia di Thailand mencapai USD 101,81 juta.
Penguatan hubungan ekonomi tersebut turut membutuhkan konektivitas keuangan yang mampu mendukung aktivitas bisnis lintas negara. Hal ini juga menjadi salah satu topik dalam panel “Connecting Services for Regional Growth: Digital, Logistics, Tourism, and Finance”.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
