
Ilustrasi menu MBG yang disajikan SPPG di Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Guru Besar Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) University Hardinsyah menawarkan pemanfaatan bahan pangan lokal untuk menjaga kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan biaya terjangkau.
Menurut Hardinsyah, makanan bergizi tidak selalu membutuhkan bahan pangan mahal. Dengan komposisi dan pengadaan yang dikelola secara cermat, biaya bahan baku untuk satu porsi makanan anak sekolah dapat ditekan hingga sekitar Rp 7.000.
“Kalau anak-anak itu 75 gram beras. Kalau harga beras Rp 15.000/kg, 100 gram cuma Rp 1.500. Kemudian kalau pakai telur, katakan Rp 2.000 satu butir,” ungkap Hardinsyah, dalam keterangannya, Jumat (7/8).
Menu tersebut, lanjut dia, dilengkapi dengan sayuran, buah, dan sumber protein nabati seperti tahu atau tempe.
“Rp 1.500 ditambah Rp 2.000 itu Rp 3.500. Sayur Rp 500 jadi Rp 4.000, kemudian buah. Tapi telurnya tidak cukup, perlu tambah tahu atau tempe untuk protein nabatinya,” papar Hardinsyah.
Hardinsyah menjelaskan, satu potong tempe berukuran sekitar 40–50 gram diperkirakan Rp 1.500. Setelah ditambah buah, total kebutuhan bahan baku berada di kisaran Rp 7.000 per porsi.
Meski begitu, Hardinsyah mengingatkan bahwa angka tersebut baru mencakup bahan pangan. Pelaksanaan MBG tetap membutuhkan biaya untuk bumbu, minyak, tenaga kerja, peralatan, pengelolaan dapur, dan distribusi.
“Biaya yang mahal itu biasanya peralatan dan operasional tempatnya,” terang Hardinsyah.
Hardinsyah menilai penggunaan bahan pangan lokal dapat menjadi salah satu kunci efisiensi MBG. Setiap daerah memiliki pilihan sumber protein, sayuran, dan buah-buahan yang dapat digunakan tanpa bergantung pada produk impor.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022