
Bursa saham berhasil masuk ke zona hijau. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menjadi destinasi investasi yang cukup menarik bagi investor global ditengah gejolak geopolitik dunia.
Seperti diketahui, pada pekan ketiga Juli IHSG berhasil menguat sebesar 4,24 persen dan ditutup pada level 6.175,54, angka tersebut merupakan kenaikan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.
Equity Analyst IPOT, Imam Gunadi, mengatakan Penguatan tersebut didorong oleh kombinasi membaiknya sentimen global setelah inflasi Amerika Serikat menunjukkan perlambatan yang lebih cepat dari ekspektasi, serta meningkatnya optimisme terhadap fundamental ekonomi domestik menyusul keputusan S&P Global Ratings.
Selain itu, dari sisi fundamental domestik, kepercayaan investor juga diperkuat oleh data investasi asing yang tetap menunjukkan ketahanan ekonomi nasional. Realisasi Foreign Direct Investment (FDI) pada Triwulan II 2026 mencapai Rp257,7 triliun, meningkat 27,4% YoY dan menjadi level tertinggi sepanjang sejarah.
“Di tengah perlambatan ekonomi global dan masih berlangsungnya ketidakpastian geopolitik, capaian tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu destinasi investasi yang menarik bagi investor asing,” ujar Imam dalam keterangan yang diterima, Senin (20/7).
Imam mengatakan, meski berhasil menguat, aktivitas perdagangan selama pekan lalu masih relatif rendah. Salah satu faktor yang diperkirakan memengaruhi kondisi tersebut adalah berkurangnya perhatian pelaku pasar menjelang babak akhir Piala Dunia FIFA.
Dimana, berdasarkan temuan Ehrmann & Jansen (2017) menunjukan bahwa selama Piala Dunia FIFA 2010 dan 2014, volume perdagangan saham di berbagai negara dapat turun hingga 48% ketika tim nasional masing-masing sedang bertanding.
“Seiring berakhirnya turnamen tersebut, likuiditas pasar diperkirakan berpotensi meningkat kembali sehingga dapat menjadi faktor pendukung apabila momentum penguatan IHSG berlanjut,” ujarnya.
Baca Juga:Gagal Back-to-Back, Argentina Tetap Sambut Messi cs Bak Pahlawan: Milei Siapkan Libur Nasional
Imam melanjutkan, pada pekan ini pasar diperkirakan akan bergerak dengan katalis makro yang relatif terbatas sehingga fokus investor kemungkinan akan bergeser ke musim laporan keuangan emiten kuartalan.
“Hasil kinerja perusahaan diperkirakan akan menjadi penentu utama arah rotasi sektor maupun keberlanjutan aliran dana ke pasar saham domestik,“ terangnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022