
Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan Jumat (17/7), setelah ditutup menguat sebesar 1,10 persen ke level 6,108 pada perdagangan Kamis (16/7).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle, sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6,137-6,254. Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 5,974-6,020.
Adapun level support IHSG berada di 5,839 dan 5,607. Sementara itu, level resistance berada di 6,286 dan 6,599.
Baca Juga:Inggris Keok, ”Azteca Plan” Thomas Tuchel Jadi Kambing Hitam usai Argentina Menang Comeback
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati, yakni PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA).
Untuk saham INCO, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham INCO diperkirakan akan menguat 0,61 persen ke level 4.960 disertai meningkatnya volume pembelian. Posisi pergerakan saham diperkirakan berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] dari wave B.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness di kisaran 4.780–4.950 dengan target harga 5.400 hingga 5.700 dan stop loss di bawah 4.740.
Sementara itu, saham INDY direkomendasikan Trading Buy setelah diperkirakan akan melonjak 11,61 persen ke level 2.500 dengan didukung volume pembelian. Posisi saham diperkirakan berada pada bagian dari wave A.
Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 2.230–2.450 dengan target harga 2.610 hingga 2.760 dan stop loss di bawah 2.050.
Untuk saham ISAT, MNC Sekuritas merekomendasikan Buy on Weakness. Meski diperkirakan terkoreksi 0,53 persen ke level 1.885 dan diiringi volume penjualan, selama mampu bertahan di atas level 1.810, posisi ISAT diperkirakan masih berada pada bagian dari wave v dari wave (a) dari wave [d] pada pola triangle.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 1.855–1.880 dengan target harga 1.960 hingga 2.120 serta stop loss di bawah 1.810.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022