
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti. (ANTARA)
JawaPos.com - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, mengatakan Rancangan Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (RUU PFII) menimbulkan kekhawatiran terkait tata kelola, transparansi, serta potensi pelanggaran kedaulatan ekonomi.
Ia mengatakan, terdapat sejumlah dampak negatif terkait dengan kekurangan dari hadirnya RUU PFII. Adapun dampak tersebut seperti risiko tata kelola, ancaman kejahatan keuangan, ancaman investasi hijau, hingga konflik kedualatan.
“Risiko tata kelola, aturan yang ada berpotensi melemahkan transparansi dan tata kelola, sehingga dapat memicu benturan kepentingan terkait pengelolaan modal,” ujar Esther kepada JawaPos.com, Senin (13/7).
Esther mengatakan, masalah lainya dari hadirnya RUU PFII adalah ancaman kejahatan keuangan. Dimana, kawasan tersebut berpotensi menjadi celah bagi pelaku kejahatan keuangan untuk menempatkan dananya.
“Kawasan ini berisiko tinggi menjadi celah untuk pencucian uang (TPPU), penghindaran pajak, hingga serangan siber akibat aturan yang sangat fleksibel,” ujarnya.
Selain itu, RUU ini juga dapat memberikan ancaman bagi investasi hijau yang akan masuk ke Indonesia. Esther menyebut, fokus aturan yang longgar dikhawatirkan menjauhkan investasi hijau dan berpotensi menjadi instrumen baru untuk mendanai proyek energi fosil.
Dia melanjutkan, RUU PFII yang merupakan turunan dari UU Nomor 4 Tahun 2026 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan juga dapat menimbulkan konflik kedaulatan.
“Pembatasan aturan khusus dan sistem hukum yang berbeda dikhawatirkan menciptakan "negara dalam negara" yang tumpang tindih dengan konstitusi dan hukum,” ucapnya.
Meski menimbulkan sejumlah dampak negatif. Kehadiran RUU PFII juga memberikan sejumlah dampak positif seperti daya tari investor asing, sumber dana baru, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
