Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Juli 2026 | 17.48 WIB

Penjualan Eceran Juni 2026 Masih Terkontraksi 4,4 Persen

Gedung Bank Indonesia - Image

Gedung Bank Indonesia

JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan rill Juni 2026 masih berada pada zona kontraksi atau berada di level 221,6 atau terkontraksi 4,4 persen secara tahunan year on year (yoy).

Berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia yang di publikasikan pada Kamis (9/7), secara bulanan kinerja penjualan eceran diperkirakan turun 0,8 persen secara bulanan atau month to month (mtm). Meski masih negatif, angka tersebut membaik dibandingkan kontraksi 1,5 persen pada Mei 2026.

Adapun, penurunan terdalam terjadi pada Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi yang terkontraksi 8,5 persen yoy, disusul Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor yang turun 7,8 persen yoy.

Sementara itu, kelompok Suku Cadang dan Aksesori menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 11 persen yoy, diikuti Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya yang tumbuh 1,8 persen yoy.

Kemudian, jika dilihat dari wilayahnya beberapa kota masih mengalami penurunan penjualan, terutama Bandung yang terkontraksi 18,7 persen mtm, diikuti Jakarta sebesar 3,6 persen (mtm) dan Manado sebesar 2,9 persen mtm.

Sebaliknya, Manado mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 15,1 persen yoy, disusul Semarang termasuk Purwokerto sebesar 10,7 persen yoy, serta Jakarta sebesar 8,9 persen yoy.

Adapun secara bulanan, Surabaya menjadi kota dengan pertumbuhan penjualan tertinggi sebesar 6,6 persen mtm. Kinerja positif juga tercatat di Semarang termasuk Purwokerto sebesar 1,3 persen mtm, Medan sebesar 0,9 persen mtm, dan Denpasar sebesar 0,4 persen mtm.

Dari sisi harga, Bank Indonesia memperkirakan tekanan inflasi pada Agustus 2026 akan meningkat. Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Agustus 2026 yang diproyeksikan naik menjadi 178,0, lebih tinggi dibandingkan Juli 2026 yang sebesar 175,8. Peningkatan tersebut didorong oleh ekspektasi kenaikan harga bahan baku.

Sementara itu, ekspektasi harga pada November 2026 diproyeksikan berada di level 167,5, hampir tidak berubah dibandingkan Oktober 2026 yang tercatat 167,6.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore