
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (30/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup melemah terbebani oleh sentimen pengumuman dari penyedia indeks global yaitu S&P Dow Jones.
IHSG ditutup melemah 113,12 poin atau 1,89 persen ke posisi 5.873,37. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 12,04 poin atau 2,02 persen ke posisi 582,88.
"IHSG melemah yang terbebani sentimen rilis S&P Dow Jones," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
Dari dalam negeri, Nico menjelaskan beban pasar keuangan bertambah setelah pengumuman S&P Dow Jones Indices yang memasukkan Indonesia ke dalam watchlist (daftar pantau) negara yang berpotensi mengalami reklasifikasi pasar pada tahun 2027.
Melalui pengumumannya, S&P Dow Jones Indices melakukan pemantauan khusus terhadap pasar modal Indonesia, dan memberikan peringatan status dengan potensi diturunkan statusnya dari emerging market menjadi frontier market.
Lembaga penyedia indeks global itu menyatakan akan terus memantau perkembangan terkait transparansi kepemilikan saham di Indonesia dengan mengacu pada panduan baru yang diterbitkan oleh BEI.
"Penurunan status tersebut sehubungan dengan kondisi transparansi pasar modal domestik, seperti hal sama yang dilakukan sebelumnya oleh MSCI. Kondisi ini tentunya memberikan tekanan pasar keuangan dalam negeri,” ujar Nico.
Dari mancanegara, bursa kawasan Asia mayoritas melemah terbebani risiko geopolitik di tengah ketegangan Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang kembali meningkat, yang mana serangan udara terhadap Iran mendorong eskalasi terbaru.
Aksi militer terbaru itu menyusul serangan baru-baru ini terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Sementara, Washington melakukan dispensasi yang memungkinkan Iran untuk menjual minyak mentah di pasar global sehingga mengancam kesepakatan perdamaian sementara AS dengan Iran, untuk mengakhiri perang dan mendorong kenaikan harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan prospek kenaikan suku bunga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
