
Kegiatan Karya Kreatif Mataraman (KKM) & DIGIMAFEST 2026 digelar Bank Indonesia di Kediri. (Istimewa)
JawaPos.com - Transformasi ekonomi digital di daerah terus menunjukkan akselerasi seiring semakin luasnya adopsi pembayaran non tunai dan meningkatnya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Penguatan ekosistem pembayaran digital menjadi salah satu fondasi penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Momentum tersebut terlihat dalam penyelenggaraan Karya Kreatif Mataraman (KKM) & DIGIMAFEST 2026 yang digelar Bank Indonesia (BI) di Kediri.
Kepala Perwakilan BI Kediri Yayat Cadarajat mengatakan, inovasi digital dan penguatan pasar ekspor penting bagi UMKM unggulan. Termasuk yang bergerak di sektor kreatif seperti kain tradisional, kerajinan tangan, kopi, dan produk pangan olahan.
”Produk-produk ini bukan hanya mencerminkan kekayaan budaya lokal, namun juga berpotensi besar untuk bersaing di pasar global,” kata Yayat dilansir dari Antara.
Dia mengatakan, Karya Kreatif Mataraman (KKM) dan DIGIMAFest 202 sebagai wujud komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui inovasi digital dan transformasi UMKM menuju praktik bisnis yang lebih sustainable.
”Tidak hanya menjaga kelestarian budaya, tetapi juga membuka peluang pasar baru yang dengan go global, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif secara inklusif dan hijau,” ujar Yayat.
Baca Juga:Setelah Surplus 72 Bulan Berturut-turut, Neraca Perdagangan Defisit USD 1,61 Miliar pada Era Prabowo
Dia menambahkan, KKM X DIGIMAFest 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian event nasional Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026. Hal itu sebagai wujud komitmen dalam mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI).
Kegiatan tersebut, kata dia, merupakan bukti nyata sinergi Bank Indonesia dengan pemerintah kota/kabupaten eks Keresidenan Kediri dan Madiun guna mengembangkan UMKM potensi ekspor dan pendukung pariwisata. Khususnya pada sektor produk kreatif, makanan-minuman, ketahanan pangan serta perluasan digitalisasi sistem pembayaran.
Ajang ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong percepatan transformasi digital melalui penguatan literasi keuangan, perluasan penggunaan pembayaran digital yang aman, serta pengembangan inovasi layanan keuangan berbasis teknologi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022